Mengungkap Teknologi dan Inovasi Ramah Lingkungan di Pabrik Hyundai Cikarang
Hyundai Gowa, diler Hyundai terbesar di Indonesia, memberikan pengalaman eksklusif bagi sejumlah jurnalis dengan mengunjungi pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang berlokasi di Greenland International Industrial Center, Cikarang, Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 17 Januari 2025 menghadirkan pandangan langsung tentang kecanggihan proses produksi Hyundai, termasuk teknologi robotik yang terintegrasi secara sistematis untuk memastikan kualitas produk terbaik.
Di pabrik HMMI, Hyundai mengedepankan visi Progress for Humanity dengan memanfaatkan teknologi ramah lingkungan. Salah satu inovasi unggulannya adalah penggunaan panel surya untuk mendukung kebutuhan listrik operasional di area assembly shop.
Selain itu, proses pengecatan kendaraan dilakukan menggunakan cat berbasis air (waterborne paint) yang memiliki kandungan senyawa organik volatil (VOC) lebih rendah, sehingga lebih ramah lingkungan.
Tidak hanya teknologi hijau, Hyundai juga memberikan perhatian khusus pada kenyamanan karyawan. Seluruh area pabrik dilengkapi fasilitas pendingin udara, menjadikan HMMI sebagai pabrik manufaktur pertama di Indonesia yang menerapkan standar tersebut untuk mendukung produktivitas kerja.
Menempati lahan seluas 18,8 hektar, pabrik yang diresmikan Presiden ke-7, Joko Widodo ini memiliki kapasitas produksi mencapai 150.000 unit per tahun, yang dapat ditingkatkan hingga 250.000 unit.
Pabrik HMMI memproduksi berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil konvensional hingga kendaraan listrik. Beberapa model andalan yang diproduksi di sini meliputi Hyundai Santa Fe Hybrid, Kona EV, Stargazer, hingga The New Creta dan New Creta N Line yang baru saja diluncurkan pada awal Januari 2025 lalu.
Dengan jumlah total 3720 karyawan, pabrik ini memproduksi Hyundai Creta dan Stargazer yang diekspor ke-70 negara di dunia. “Kita saksikan bersama bagaimana mobil-mobil Hyundai diproduksi di fasilitas dengan teknologi terkini serta kontrol kualitas yang ketat. Semua ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan,” ujar Ferry, Chief Operation Officer Hyundai Gowa.
Ferry menambahkan, Hyundai Creta yang beredar di pasar Indonesia memiliki spesifikasi yang sama dengan yang diekspor. Perbedaannya hanya pada letak kemudi, karena di beberapa negara menggunakan stir kiri.
Hyundai Creta, sejak peluncurannya pada 2021, telah menjadi SUV terlaris di Indonesia. Desain modern, fitur canggih, serta harga kompetitif menjadikannya pilihan utama. Tidak mengherankan jika LSUV ini berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi, seperti “Best Low SUV 5 Seater” dari OTOMOTIF Award 2023, “Best Newcomer Award” dari Carvaganza Editor's Choice Awards 2022, dan “The Best Small SUV” dalam GridOto Award 2022.
Untuk pelanggan yang menginginkan performa lebih, Hyundai Creta N-Line dan N-Line Turbo hadir sebagai pilihan unggulan. Produksi keduanya dilakukan secara lokal dengan memanfaatkan tenaga ahli dan teknologi tinggi yang memastikan standar kualitas global.
Hyundai New Creta dibanderol mulai dari Active MT: Rp 299.700.000. Trend MT: Rp 331.640.000. Trend IVT: Rp 352.140.000. Style: Rp 396.640.000. Prime: Rp 426.940.000. N-Line: Rp 460.500.000. N-Line Turbo: Rp 507.280.000. (*)