Bangun Kosambi Sukses (CBDK) Habiskan Dana Penawaran IPO Senilai Rp2,29 Triliun

Bangun Kosambi Sukses (CBDK) Habiskan Dana Penawaran IPO Senilai Rp2,29 Triliun
Ilustrasi pencatatan saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Senin (13/1/2025). Foto Nadia K. Putri/SWA

Emiten properti yang terafiliasi dengan Agung Sedayu Group, Pantai Indah Kapuk (PIK), dan Aguan, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), telah menghabiskan seluruh dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp2,29 triliun setelah resmi melantai di bursa pada 31 Desember 2024.

Seluruh dana IPO tersebut digunakan untuk penyertaan saham di PT Industri Pameran Nusantara (IPN) atau Nusantara Internasional Convention Exhibition (NICE), yang bergerak di bidang pameran dan acara.

Awalnya, rencana penggunaan dana IPO senilai Rp2,29 triliun memang ditujukan untuk penyertaan saham di NICE. Dari total hasil pengumpulan dana sebesar Rp2,30 triliun, terdapat biaya penawaran umum senilai Rp5,98 miliar, sehingga hasil bersih yang diterima mencapai Rp2,29 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (20/1/2025), CBDK telah mengalokasikan seluruh dana IPO tersebut tanpa menempatkannya di giro atau deposito.

Pada perdagangan Senin (20/1/2025), harga saham CBDK ditutup di level Rp10.450 per lot, melonjak 72,01% dibandingkan harga perdana Rp6.075 saat peluncuran akhir Desember 2024. Karena lonjakan harga yang signifikan, saham CBDK terkena penghentian perdagangan sementara (suspensi) akibat indikasi pergerakan harga yang tidak wajar (UMA). (*)

# Tag