LG Produksi Perdana Kulkas Bottom Freezer InstaView di Indonesia
Tren permintaan kulkas kategeori Bottom Freezer terus meningkat di Indonesia. Sesuai namanya, dengan peletakan freezer pada bagian bawah dan ruang pendingin (fridge) terletak diatasnya.
Desain ini memberi kenyamanan bagi pengguna, terlebih yang kerap menggunakan ruang pendingin ketimbang freezer. Hal ini karena pengguna tak perlu membungkuk untuk mengambil bahan makanan.
Meskipun memiliki kapasitas penyimpanan besar, tak bakal membuat kulkas ini mengganggu keseluruhan tatanan interior ruang penempatannya. Berkat pilihan bentuk yang tinggi, kulkas ini tampil slim yang membuatnya justru terkesan elegan, simpel dan minimalis.
Hal inilah yang mendorong PT LG Electronics Indonesia (LG) tertarik memproduksi model Bottom Freezer di Legok, Tangerang. Amirul Setiya Adi Department Leader Manufacturing Factory Tangerang LG Electronics Indonesia menuturkan kulkas LG kategeori Bottom Freezer ini sendiri, pertama diperkenalkan dan diproduksi di Indonesia pada tahun lalu.
Amirul menambahkan untuk model Bottom Freezer saat ini ada tiga tipe yang dimiliki LG yaitu GN-B389FLDM (Basic), GN-V389FQEF InstaView Auto Ice Maker, dan GN-B389QAM Auto Ice Maker. “Untuk Bottom Freezer tipe basic sudah sejak tahun lalu diproduksi di Indonesia untuk memenuhi pasar dalam negeri dan juga pasar di Vietnam. Pada hari Senin ini kami melakukan produksi perdana kulkas seri premium miliknya, LG InstaView, model bottom freezer di Legok, Tangerang,” kata Amirul di Tangerang, Senin (20/1/2025).
Saat ini, kapasitas produksi pabrik Legok sekitar 7.000 unit per hari, dan untuk produksi kulkas seri premium, LG InstaView, model bottom freezer di pabrik kulkas R2 di Legok. Sayangnya Amirul tidak bersedia menyebut target produksi untuk kulkas premium yang dibanrol sekitar Rp 11 juta/unit.
Diakui Amirul, untuk produksi LG InstaView pihaknya akan lihat demand-nya terlebih dahulu di Indonesia. Karena selain untuk memenuhi pasar dalam negeri produksi kulkas LG InstaView juga untuk memenuhi pasar di Vietnam untuk tahap awal dan tidak menutup kemungkinan akan merambah pasar ASEAN.
Kepiawaian LG Bottom Freezer InstaView Auto Ice Maker yang mulai diproduksi di Indonesia ini dalam menjaga kesegaran bahan makanan, juga berkat dukungan LG Linear Cooling. Berwujud penataan titik hembusan suhu dingin pada berbagai sudut kabin kulkas, kolaborasinya dengan Smart Inverter Compressor, membuat kulkas dua pintu LG ini mampu menghasilkan dan menjaga suhu dingin terdistribusi merata ke seluruh sudut kabin kulkas.
Keunikan dari seri InstaView berupa panel pintu yang dapat berubah menjadi transparan cukup dengan dua kali ketukan tangan. Diluar dari nuansa kemewahannya, inovasi ini memudahkan pengguna melihat isi kulkas tanpa perlu membuka pintunya. Hal ini untuk menjaga kesegaran makanan dan minuman lebih lama dalam suhu stabil karena berkurangnya aktivitas membuka tutup pintu kulkas hanya untuk melihat isi dalamnya.
Jungsoo An, Product Director HS Kitchen LG Electronics Indonesia menambahkan kemewahan sekaligus kenyamanan bagi penggunanya LG Bottom Freezer InstaView dibuat dengan kelengkapan fitur Auto Ice Maker System. Pembuat es batu ini berjalan secara otomatis mengalihkan air dari tangki dengan kapasitas hingga dua liter dan mengubahnya menjadi es batu. “Lemari es LG Bottom Freezer InstaView Auto Ice Maker, rencananya bakal tersedia pada akhir Februari mendatang di berbagai toko elektronik di berbagai area dan platform penjualan daring di Indonesia,” katanya.
Terkait dukungan fasilitas produksinya di Indonesia, selain di Legok, LG pun memiliki pabrik di kawasan Cibitung, Bekasi. Masing-masingnya memiliki fokus produksi jenis perangkat berbeda. Pabrik LG di Legok, Tangerang, memproduksi perangkat elektronik pendukung kebutuhan rumah tangga (home appliance) seperti kulkas, mesin cuci dan pendingin udara (Air Conditioner – AC) . Sedangkan pabrik LG di Cibitung didedikasikan untuk memproduksi perangkat elektronik yaitu TV, monitor, dan signage digital. Hasil produksi kedua pabrik LG tersebut ditujukan untuk memenuhi permintaan pasar domestik dan global.(*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.