BNI (BBNI) Gelar Kelas Kecantikan dan Memberdayakan Pekerja Migran di Hong Kong

null

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI berkomitmen menyejahterakan para Pekerja Migran Indonesia (PMI), salah satunya melalui program kelas kecantikan yang diselenggarakan BNI Hong Kong. Program pengembangan keterampilan (skill) PMI dan diaspora, BNI berperan aktif untuk mendorong terciptanya peluang kerja baru, memperkenalkan budaya Indonesia secara global sebagai motor penggerak ekonomi berkelanjutan.

Direktur BNI Remittance Hong Kong, Indra Kusuma, mengungkapkan layanan perbankan BNI juga dimanfaatkan komunitas Beauty Class binaan BNI Hong Kong kepada perempuan PMI sejak 2019 dan telah menjaring sedikitnya 82 PMI sebagai anggotanya. “Kelas-kelas keterampilan yang disediakan BNI ini diharapkan PMI bisa mempunyai modal, tidak hanya uang tapi juga keterampilan sebagai bekal berwirausaha di tanah air,” ujarnya pada siaran pers yang dikutip Selasa (21/1/2025).

Indra menjelaskan Beauty Class BNI membuka wawasan PMI di Hong Kong untuk menambah penghasilan dari industri kecantikan. Beauty Class BNI sempat bekerja sama dengan salah satu brand kosmetik tanah air. Melalui pelatihan di kelas kecantikan, mereka diajarkan teknik merias dengan benar, mengenal alat-alat make up dan mengaplikasikannya. “Keterampilan ini akan menjadi modal bagi PMI untuk bisa berwirausaha dan menghasilkan pundi-pundi rupiah sehingga mereka bisa mandiri secara finansial,” kata Indra.

Hal tersebut selaras dengan pengakuan Etik Susmiati yang merupakan PMI ketua komunitas Beauty Class BNI. Menurutnya, keberadaan Beauty Class BNI memberikan pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat bagi PMI di Hong Kong. “Kami saling belajar satu sama lain dan BNI menyediakan semua perlengkapan untuk kami belajar gratis,” ucapnya.

Salah satu anggota Beauty Class BNI, Yayuk Sri Handayani, bahkan sudah pulang ke tanah air dan membuka salon sendiri. Salon yang ia beri nama Yukie Salon terletak di daerah Gunungsari, Ponorogo, Jawa Timur. Kini, Yayuk fokus menjalankan bisnisnya di Indonesia. “Salon saya melayani mulai dari potong rambut, creambath, smoothing hingga rias pengantin,” kata Yayuk.

Upaya BNI untuk memberdayakan PMI di negara-negara tempat mereka bekerja didukung pula oleh kekuatan jaringan bisnis luar negeri yang tersebar di 9 lokasi. Di Hong Kong, BNI dianggap seperti rumah kedua bagi diaspora untuk mengembangkan bakat yang dipunya dengan menyediakan satu ruangan yang dapat digunakan oleh seluruh komunitas Indonesia yang ada di Hong Kong.

Ruangan tersebut dapat digunakan untuk kelas-kelas keterampilan yang dapat meningkatkan skill diaspora dan PMI. "Jadi mereka bisa pakai itu gratis, syaratnya cuma satu, jadi nasabah BNI. Mereka nanti ada kelas make up, content creator dan banyak lagi lainnya," ungkap General Manager BNI Hong Kong, Farid Faraitody.

BNI Hong Kong dapat melayani kebutuhan rekening perorangan dan perusahaan seperti giro dan deposito berjangka. Dari sisi pembiayaam, BNI dapat melayani trade loan, kredit modal kerja, dan kredit investasi. BNI berkomitmen menyediakan Program Diaspora Loan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Harga saham BBNI pada perdagangan hari ini ditutup naik sebesar 2,60% atau menjadi Rp4.740 dari perdagangan sebelumnya.(*)

# Tag