DFI Retail Nusantara (HERO) Gulirkan Ekspansi, Buka Gerai Guardian di Kota Tier 1 dan Tier 2
Guardian, bisnis ritel yang dinaungi PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO), gencar berekspansi ke berbagai daerah di kota tier satu hingga tier tiga.
Managing Director Guardian Indonesia, Anna Hull, mengatakan perusahaan terus menumbuhkan bisnis toko ritelnya sambil mengembangkan kanal penjualan daring (online).
“Sebagai pemimpin di industri kesehatan dan kecantikan, kami tetap berkomitmen untuk menawarkan berbagai macam produk yang memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang,” jelas Anna di sela-sela pembukaan toko Guardian di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Pada kesempatan ini, Head Marketing Guardian Indonesia, Malvin Tarigan menjabarkan perusahaan masih mengandalkan kanal penjualan dari toko fisik (offline). Namun, perusahaan juga melakukan variasi melalui kanal penjualan omni-channel, yaitu integrasi antara kanal penjualan dari toko fisik dengan toko daring (online).
“Kami termasuk yang terbesar untuk menambah off-store untuk ritel modern. Kami tetap menjaga agar aset offline kami tetap hadir,” ujar Malvin di sesi doorstop dengan awak media.
Malvin memperkirakan pembukaan kembali toko flagship Guardian tersebut dapat meningkatkan pendapatan dan berkontribusi positif terhadap kinerja finansial perusahaan. Selain itu, perusahaan menargetkan peningkatan off-sales melalui toko flagship tersebut.
“Penjualannya, nanti kita lihat di laporan keuangan,” tutur Malvin.
Saat ini, toko fisik Guardian tersebar lebih dari 350 toko di seluruh Indonesia. Perusahaan berencana untuk melakukan ekspansi ke kota tier 2 dan tier 3, selain memfokuskan jaringan toko di kota tier 1.
Selain itu, perusahaan ini berencana membuka kembali toko Guardian di Plaza Indonesia dalam waktu dekat ini. Harga saham HERO masih tertekan lantaran terkoreksi sebesar 2,75% atau menjadi Rp530 pada tahun berjalan (year to date). (*)