Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMFI) Parkirkan Dana Rights Issue Rp11 Miliar ke Deposito BRI (BBRI)

Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMFI) Parkirkan Dana Rights Issue Rp11 Miliar ke Deposito BRI (BBRI)
Suasana karyawan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) atau GMF AeroAsia di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten. Foto GMF AeroAsia

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) atau GMF AeroAsia berencana untuk menempatkan sisa dana aksi korporasinya ke deposito Bank Rakyat Indonesia (BBRI) sebesar Rp11,004 miliar. Lebih rinci, aksi korporasi berupa penambahan modal dengan hak memberikan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue pada 12 Desember 2024 itu berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp429,29 miliar. Adapun biaya penawaran umumnya sebesar Rp14,29 miliar. Setelah dipotong biaya penawaran umum, maka total hasil bersihnya sebesar Rp414,99 miliar.

Kemudian, GMFI merealisasikan penggunaan dana rights issue itu sebagai modal ditempatkan dan disetor PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). Besaran modal yang ditempatkan dan disetor itu senilai Rp418,28 miliar.

Sementara itu, sisa dana hasil rights issue itu sebesar Rp3,82 miliar. Sebagian dana pengumpulan rights issue ditempatkan ke deposito PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI sebesar Rp11,004 miliar dengan tingkat bunga sebesar 1%.

Sebelumnya, GMFI mengumumkan pencatatan hasil pelaksanaan HMETD tersebut pada 13 Januari 2025 di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham baru hasil penjatahan HMETD itu sejumlah 5,5 juta lembar saham, dengan jumlah saham setelah pencatatan sebanyak 37,56 miliar lembar saham. (*)

# Tag