Conrad Bali dan Fu Shou Menuangkan Cita Rasa Otentik Tiongkok di Tahun Baru Imlek

null
Foto : Istimewa.

Conrad Bali berkolaborasi dengan Fu Shou, jenama kuliner lokal yang dikenal dengan Bakmi Karet khas Tiongkok yang autentik. Fu Shou menghadirkan pengalaman istimewa bagi para tamu dengan menikmati hidangan khas Tiongkok tradisional yang dibuat dengan cinta.

Cita rasa autentik Fu Shou pada hidangan prasmanan saat sarapan seperti Bakmi Karet Ayam Kampung, Nasi Hainan, Bakmi Rujak, dan Bakso Goreng, hingga santapan eksklusif di malam Tahun Baru Imlek yang melambangkan kebahagiaan, transformasi, serta ketangguhan memasuki tahun yang baru. Setiap pengalaman dirancang dengan cermat untuk menghormati dan merayakan tradisi yang kaya akan makna. Hidangan autentik ini diracik dengan bahan-bahan lokal berkualitas tinggi yang menggugah selera.

“Kami sangat antusias melanjutkan tradisi merayakan Tahun Baru Imlek dengan kolaborasi luar biasa bersama jenama lokal. Komitmen Fu Shou terhadap keaslian, kualitas bahan, dan keahlian kuliner selaras dengan nilai-nilai kami dan kami bangga menghadirkan hidangan mereka kepada para tamu di musim perayaan ini,” ujar Nicole Gasko, Director of Food & Beverages Conrad Bali pada keterangannya yang ditulis swa.co.id di Denpasar, Bali, Rabu (28/1/2025).

Fu Shou, yang didirikan oleh Dwi Perkasa, merupakan manifestasi dari passion dan ketekunan. Dwi, yang berasal dari Jakarta dan berdarah Tionghoa ini ingin memperkenalkan cita rasa otentik Bakmi Karet Tiongkok di Bali, yang sebelumnya didominasi oleh bakmi solo dan bakmi Jogja.

Pada 2018, Fu Shou membuka cabang pertamanya di Ubud, menghadirkan hidangan nostalgia masa kecilnya kepada masyarakat Bali. Kesuksesan ini mendorong pembukaan cabang kedua di Dewi Sri Kuta pada tahun 2022. Jenama Fu Shou terinpirasi dari Tiga Dewa dalam budaya Tiongkok, yang melambangkan keberuntungan, kemakmuran, dan umur panjang – nilai-nilai yang tercermin dalam misi jenama ini.

Filosofi Fu Shou berakar pada keaslian, sehingga setiap hidangan dibuat dengan bahan segar, tanpa pengawet, dan menggunakan ayam kampung serta bahan-bahan lokal.

Komitmen Fu Shou terhadap keberlanjutan juga sejalan dengan nilai-nilai Conrad Bali. Kedua jenama ini menekankan pengelolaan limbah makanan yang bertanggung jawab, memaksimalkan penggunaan setiap bahan untuk menciptakan hidangan lezat dengan dampak lingkungan minimal. (*)

# Tag