Waspada Genangan Air: Tips Aman Melewati Jalan Pasca Hujan Deras

null
Kondisi jalan pasca hujan deras ( Foto : pexels.com)

Hujan deras yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia baru-baru ini diperkirakan akan berlanjut hingga Februari. Salah satu dampak dari hujan ini adalah munculnya genangan air di jalan yang dapat menghambat perjalanan, dari kemacetan hingga risiko mogok dan kecelakaan.

“AutoFamily tidak boleh meremehkan genangan air di jalan. Salah perhitungan bisa menyebabkan masalah serius seperti terperosok atau kerusakan mesin. Perhatikan genangan, lewati dengan hati-hati, dan jangan terburu-buru. Pastikan mobil dalam kondisi baik melalui servis berkala di bengkel Auto2000,” ujar Yagimin, Chief Marketing Auto2000 seperti dikutip di Jakarta, Sabtu (1/2/2025).

Genangan air dapat terjadi di mana saja, terutama di area dengan permukaan jalan yang rendah atau dekat sungai. Sistem drainase yang kurang baik juga dapat menyebabkan limpahan air hujan tidak mengalir dengan semestinya. Meskipun genangan air sering kali tidak terlalu dalam, penting bagi AutoFamily untuk tetap waspada. Risiko water hammer dapat merusak komponen mesin, dan kecelakaan bisa terjadi jika kendaraan terperosok atau menabrak kendaraan lain yang mogok.

Meskipun pintu mobil sudah ditutup rapat, celah kecil pada bodi mobil dapat memungkinkan air masuk, terutama jika tekanan tinggi. Selain itu, kerusakan akibat banjir dapat menyebabkan klaim asuransi ditolak karena dianggap sebagai kelalaian.

Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah menghindari jalan tergenang. Namun, mencari alternatif sering kali sulit, terutama saat banyak daerah terendam. Amati kondisi genangan dengan memperhatikan patokan visual, seperti tinggi trotoar. Ketinggian genangan yang sekitar setengah ban mobil umumnya masih aman untuk dilalui, tetapi tetap waspadai arus kencang dan jalan berlubang.

Saat melewati genangan, jalankan mobil perlahan tanpa terganggu oleh ponsel. Injak pedal gas secara halus dan jaga putaran mesin di sekitar 2.000 rpm. Untuk mobil manual, gunakan gigi 1, sedangkan mobil matik sebaiknya dalam mode manual di gigi 1.

Hindari akselerasi atau pengereman mendadak agar air tidak masuk ke ruang mesin. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk menghindari ombak yang mungkin naik ke mobil Anda dan memberikan ruang jika kendaraan di depan mogok.

Sesudah melewati genangan, tekan pedal rem perlahan untuk mengeringkan rem dan memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Perhatikan panel instrumen untuk indikasi masalah. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag