Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Tunjuk Armeza Farhansyah Umar sebagai Sekretaris Perusahaan
PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) telah menunjuk Sekretaris Perusahaan atau Corporate Secretary yang efektif pada 28 Januari 2025. Perubahan sekretaris perusahaan ini berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 001/SK-Dir-ASLC/I/2025. Surat putusan itu membahas tentang penunjukan penanggung jawab sekretaris perusahaan perseroan.
Melansir dari laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Selasa (28/1/2025), saat ini, manajemen ASLC Armeza Farhansyah Umar sebagai Sekretaris Perusahaan. Armeza menggantikan Oky Handyko, yang terhitung sejak 28 Januari 2025.
Adanya penunjukan sekretaris baru tersebut memenuhi Pasal 10 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik. Kemudian, penunjukan ini juga memenuhi ketentuan dari Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep000066/BEI/09-2022 Perihal Peraturan Nomor I-E tentang Kewaijban Penyampaian Informasi.
Menurut laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 31 Desember 2024, pemegang saham di atas 5% di ASLC masih dikuasai PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA). Porsinya di ASLC sebesar 77,6% atau sebanyak 9,89 miliar lembar saham. ASSA merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa sewa kendaraan bermotor atau transportasi darat, jual-beli kendaraan bekas, jasa pengurusan transportasi atau logistik, hingga jasa penyediaan juru mudi. Di ASLC, ASSA bertindak sebagai pengendali sekaligus afiliasi.
Menurut laman profil perusahaan tercatat BEI, T. Permadi Rachmat menjadi salah satu pemegang saham di atas 5% di ASSA, dengan jumlah 188,84 juta lembar saham atau 5,12%. Sementara itu, ASSA memiliki sejumlah anak perusahaan, salah satunya ASLC, yang bergerak di bidang penjualan kendaraan bekas.
ASLC sendiri juga memiliki sejumlah anak perusahaan, yaitu PT Autopedia Gadai Jabar, PT Autopedia Sukses Gada, yang merupakan perusahaan gadai, dan PT JBA Indonesia atau JBA Indonesia, yang merupakan balai Lelang otomotif.
Menurut laman resmi Autopedia, perusahaan memiliki sejumlah lini bisnis seperti platform jual-beli mobil bekas Caroline.id, platform analisis harga pasar mobil bekas Cartalog, platform gadai kendaraan MotoGadai, dan balai lelang otomotif JBA Indonesia.
Sebelumnya, Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra, menyampaikan perseroan optimistis penjualan 2024 meningkat dari tahun sebelumnya. Pasar mobil bekas yang terus melaju hingga menjelang akhir tahun memberikan landasan yang kuat terhadap optimisme perseroan tersebut. “Melihat perkembangan hingga saat ini, kami optimis target ASLC di 2024, yaitu pertumbuhan kinerja double digit akan bisa dicapai. Kami bahkan melihat bahwa industri mobil bekas masih akan tetap menjanjikan di tahun 2025,” kata Jany di Jakarta, Jumat (27/12/2024).
Pada sembilan bulan pertama tahun 2024, ASLC berhasil melelang sekitar 92.000 unit kendaraan bekas, yang terdiri dari kendaraan roda empat (4W) dan roda dua (2W). Sementara itu, melalui bisnis ritel Caroline.id, telah tercapai penjualan hampir 2.438 unit. Pencapaian ini didorong oleh meningkatnya pasokan mobil tarikan leasing untuk lelang, ekspansi Caroline dan efisiensi operasional. Harga saham ASLC sejak awal tahun ini hingga 31 Januari 2025 (year to date) menjadi Rp76 atau naik sebesar (*)