Dirut Logistik Guna Timur Raya (TRUK) Borong 5 Juta Saham, Kucurkan Rp515 Juta
Direktur Utama PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK), Budi Gunawan, menambah porsi kepemilikan sahamnya dengan membeli 5 juta lembar saham di harga Rp103 pada 3 Februari 2025. Adapun saham yang ditransaksikan sebesar 1,15%, sehingga menambah porsi kepemilikannya menjadi 10,34 juta atau 2,38%.
“Tujuan dari transaksi adalah untuk investasi,” tegas Budi dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (4/2/2025). Kepemilikan saham Budi di TRUK bersifat langsung dan merupakan pengendali perusahaan.
Sebelumnya, saham Budi di TRUK sebanyak 5,34 juta lembar saham atau porsinya 1,23%. Menurut laporan bulanan registrasi pemegang efek yang berakhir pada 31 Desember 2024, Budi menjadi pemegang saham di atas 5%, berperan sebagai pengendali sekaligus afiliasi.
Selain Budi, PT Guna Makmur Raya menjadi pengendali sasham di atas 5% terbesar, yaitu porsinya 64,15% atau sebanyak 279,06 juta lembar saham. PT Guna Makmur Raya merupakan entitas induk TRUK yang beroperasi secara komersial sejak tahun 1980.
Terakhir yaitu Carolina Kusuma, yang merupakan komisaris utama TRUK. Carolina memiliki saham TRUK sebanyak 11,18 juta lembar saham atau porsinya 2,57%. Meskipun menjadi pemegang saham di atas 5%, Carolina merupakan afiliasi.
Sejak melantai di bursa pada 23 Mei 2018, dana penawaran umum (IPO) TRUK telah dialokasikan ke berbagai keperluan bisnis dan operasional perusahaan.
Menurut laporan penggunaan dana hasil penawaran umum dalam keterbukaan informasi pada 5 November 2024, dana tersebut telah digunakan untuk pembelian 33 unit kendaraan, buyback satu unit kendaraan, pembelian karoseri sebanyak 31 unit, peremajaan 21 unit armada, peralatan kendaraan, hingga modifikasi karoseri sebanyak 31 unit.
Dana IPO tersebut juga digunakan untuk modal kerja, serta pengembalian dana dari dak yang selanjutnya digunakan sebagai modal kerja. (*)