FIB UI Dorong Transformasi Digital Melalui Edukasi NLP dan AntConc
Di era digital yang serbacepat, pemahaman tentang teks tak lagi sekadar membaca, melainkan menggali pola-pola tersembunyi di balik kata-kata. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) membuka gerbang baru bagi para pencinta analisis teks dengan menggelar pelatihan bertajuk Eksplorasi Analisis Teks Digital dengan Metode NLP dan AntConc .
Dalam kegiatan edukasi ini tak hanya mengajarkan teknik-teknik canggih, tetapi juga mengasah ketajaman intelektual dalam memahami dinamika bahasa dalam ranah digital dengan metode Natural Language Processing (NLP) dan perangkat lunak AntConc.
Dalam pembukaan pelatihan yang digelar di kampus FIB UI Depok pada 4-5 Februari 2025 ini, Untung Yuwono, Wakil Dekan 1 FIB UI, mengemukakan, kegiatan ini diselenggarakan oleh FIB UI dengan dukungan dari Korea International Cooperation Agency (KOICA) dan Pai Chai University.
“FIB UI terus berkomitmen untuk memimpin transformasi digital di dunia pendidikan, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi, industri, dan pemerintah dalam mendukung masa depan Indonesia yang lebih inklusif dan berdaya saing,” ujar Untung.
Pendalaman Analisis Teks Digital dengan Teknologi Modern
Eva Latifah, Manajer Kerja Sama dan Ventura FIB UI sekaligus Ketua Pelaksana Pelatihan menyampaikan, peserta secara interaktif diajak untuk memahami dasar-dasar NLP sebagai metode utama dalam pemrosesan teks secara otomatis. Selain itu, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan Python untuk manipulasi data teks serta visualisasi hasil analisis guna memperoleh wawasan yang lebih kaya.
“Pelatihan ini juga memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi fitur-fitur AntConc, termasuk analisis konkordansi, kolokasi, serta pendekatan mendalam lainnya yang dapat digunakan dalam penelitian linguistik dan humaniora,” kata Eva.
Tidak hanya berfokus pada teori, sesi ini juga mengajak peserta untuk menerapkan teknik yang telah dipelajari melalui studi kasus nyata. Analisis tema dalam karya sastra, perbandingan korpus teks, serta visualisasi data teks yang interaktif menggunakan Tableau dan Gephi menjadi bagian dari pengalaman praktik yang ditawarkan.
Dengan pendekatan ini, pelatihan tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membangun pemahaman strategis mengenai bagaimana teknologi dapat mengoptimalkan penelitian di bidang humaniora secara lebih sistematis dan efisien.
Pengembangan Kapasitas Analisis Teks Digital
Pelatihan ini terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa yang ingin mendalami analisis teks digital hingga peneliti dan kalangan profesional yang ingin mengintegrasikan teknologi dalam riset mereka. Pelatihan dirancang untuk memberikan wawasan komprehensif mengenai metode komputasional dalam eksplorasi teks, khususnya di bidang sastra, linguistik, dan humaniora.
Selain itu, program ini juga cocok bagi siapa saja yang tertarik untuk memahami dasar-dasar NLP dan penggunaan alat analisis teks modern seperti AntConc.
Dengan adanya sesi interaktif dan studi kasus, pelatihan ini menjadi kesempatan berharga bagi siapa pun yang ingin mengembangkan keterampilan dalam bidang analisis teks digital.
Peserta mempelajari berbagai pendekatan analisis untuk mengidentifikasi pola, tema, serta wawasan mendalam dari kumpulan teks dalam jumlah besar yang sulit dianalisis secara manual. (*)