Vidio Hadirkan Konten Lokal yang Makin Kuat dan Berkelas!

Vidio kembali mengukuhkan posisinya sebagai platform OTT terdepan di Indonesia dengan menggelar acara Vidio Slate 2025. Sebagai pionir dalam produksi original series, Vidio terus menetapkan standar baru dalam industri hiburan digital.

Dengan keberanian bereksperimen dan memilih talenta terbaik — mulai dari aktor, sutradara, hingga penulis skenario — Vidio sukses menghadirkan kisah-kisah yang tidak hanya menarik, tetapi juga membuat penonton terus penasaran dari episode ke episode.

Tema Penasaran menjadi sangat relevan dalam perayaan 10 tahun perjalanan Vidio. Sejak didirikan pada 2014 dengan konsep User Generated Content (UGC) dan siaran berbagai kanal TV (FTA TV), Vidio berkembang pesat hingga menjadi platform OTT nomor satu di Indonesia. Rasa ingin tahu para pendiri untuk terus berinovasi membawa Vidio ke puncak industri hiburan digital, menjadikannya trendsetter dalam konten orisinal berkualitas.

Dalam acara ini, Sutanto Hartono, CEO Vidio, menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan satu dekade Vidio. Dia mengucapkan terima kasih kepada para sutradara, produser, dan tim kreatif yang telah bekerja tanpa kenal lelah.

"Dukungan dari mitra bisnis dan media juga sangat berarti dalam pencapaian kami. Perjalanan ini masih panjang, dan Vidio akan terus berinovasi untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi para penonton," ujar Sutanto di The Dome Senayan Park, Jakarta.

"Selama sepuluh tahun ini, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan hiburan terbaik bagi Indonesia, dan tanpa dukungan Anda, semua ini tidak akan terwujud," ujar Sutanto dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat (7/2/2025).

Jumlah pelanggan Vidio terus meningkat dari tahun ke tahun dan kini telah mencapai 4,5 juta pelanggan. Dengan pertumbuhan pasar OTT yang diprediksi akan semakin pesat dalam beberapa tahun ke depan, Vidio optimistis dapat meraih peluang yang lebih besar. Perjalanan 10 tahun Vidio baru saja dimulai, dan masa depan industri hiburan digital masih penuh potensi.

Menurut data Motion Picture Association (MPA), pada tahun 2029, 65% dari monetisasi media akan terjadi secara online, dengan jumlah pelanggan SVOD (Subscription Video on Demand) di Indonesia diperkirakan mencapai 30 juta pengguna. Vidio siap memimpin transformasi ini dengan terus menghadirkan konten berkualitas tinggi yang relevan dengan selera penonton Indonesia.

Sejak awal, Vidio telah menunjukkan keberanian dalam berinovasi. Pada 2018, Vidio mencetak sejarah sebagai pionir platform OTT pertama yang menyiarkan olahraga internasional di Indonesia, melalui siaran langsung Asian Games XVIII. Langkah ini semakin memperkuat posisi Vidio sebagai platform yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan akses luas terhadap konten premium.

Sebagai bagian dari EMTEK Group, yang bergerak di bidang media, teknologi, dan telekomunikasi, Vidio menjadi ujung tombak dalam menyediakan pilihan konten yang kaya dan beragam, seiring dengan perkembangan lanskap hiburan digital.

Selama satu dekade terakhir, Vidio terus memperkaya katalognya dengan hiburan berkualitas yang selalu relevan dan memenuhi kebutuhan penonton Indonesia.

Memasuki 2025, Vidio menargetkan 100 judul original series, yang digarap oleh sutradara-sutradara terbaik dan dibintangi aktor-aktor ternama. Selain itu, 14 original series baru akan dirilis tahun ini, menawarkan berbagai genre mulai dari aksi, drama, hingga romansa.

Untuk pertama kalinya, Vidio juga akan menghadirkan adaptasi series dari Intellectual Property (IP) Korea yang populer, serta karya animasi berbasis IP novel dan film terkenal. Langkah ini semakin memperkuat posisi Vidio sebagai platform OTT paling produktif di Indonesia, yang terus menghadirkan inovasi dan hiburan berkualitas bagi para penggemarnya.

Vidio Slate 2025: Pengalaman Baru yang Menghadirkan Kejutan

Penggemar telah menjadi kunci utama kesuksesan Vidio, dan tahun ini, Vidio Slate 2025 menghadirkan sesuatu yang berbeda.

Untuk pertama kalinya, Vidio tidak hanya mengumumkan proyek dan strategi besar ke depan, tetapi juga mengundang penggemar secara langsung ke dalam perayaan ini sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas mereka.

Senayan Park akan disulap menjadi Fan Zone, sebuah ruang interaktif tempat para penggemar bisa berkumpul, merayakan perjalanan Vidio, dan merasakan pengalaman yang lebih dekat dengan bintang-bintang favorit mereka. Acara ini bukan sekadar pengumuman jadwal tayang dan proyek baru, tetapi juga perayaan bersama komunitas yang telah tumbuh selama satu dekade terakhir.

Suasana semakin meriah dengan penampilan musik dari Sal Priadi dan Bernadya, menghadirkan pengalaman hiburan yang lebih dari sekadar tontonan.

Selain itu, penggemar juga mendapatkan kesempatan langka untuk bertemu langsung dengan para bintang Vidio Original Series, seperti Jefri Nichol, Naura Ayu, Fadi Alaydrus, Clara Bernadeth, Yesaya Abraham, dan Haico Van der Veken.

Momen ini menjadi kesempatan istimewa bagi mereka yang ingin lebih dekat dengan idola sekaligus merayakan perjalanan Vidio menuju masa depan yang lebih besar.

Persaingan platform OTT di Indonesia dan Asia Tenggara semakin ketat, tetapi Vidio melihat 2025 sebagai tahun penuh harapan dan peluang baru. Jumlah pelanggan yang terus meningkat — kini telah mencapai 4,5 juta — menjadi bukti bahwa Vidio semakin dipercaya sebagai pilihan utama dalam industri hiburan digital. (*)

# Tag