Restoran Halal di Era Konsumen Kritis: Strategi Mecca Menangkan Pasar

Foto: Mecca
Foto: Mecca

Grup perusahaan food & beverage lokal, Inspirasi Bisnis Nusantara (IBN), resmi meluncurkan Mecca sebagai family fast food restaurant halal.

Mecca diluncurkan sebagai alternatif dari fried chicken brand yang terafiliasi dengan pihak Israel. Mengusung semangat Halal in Every Way, Mecca posisikan diri sebagai family fast food restaurant yang halal dan thayyib, serta berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.

Mecca dibangun dengan berlandaskan pada 3 nilai-nilai utama, yaitu halal, family, dan Palestina. Halal menjadi prinsip fundamental produksi dan operasional Mecca, mulai dari pemilihan bahan-bahan baku yang digunakan, pasokan bahan baku yang bebas afiliasi, hingga proses produksi dan pengolahan yang sesuai dengan syariat Islam.

CEO Inspirasi Bisnis Nusantara, Gufron Syarif, menjelaskan konsumen semakin sadar dan aktif dalam memilih apa yang mereka konsumsi. “Mecca hadir sebagai family fast food restaurant yang tidak hanya makanan halal, (tapi juga) nilai-nilai kebaikan,” ujar Gufron dikutip dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (7/2/2025).

Restoran Mecca juga dirancang menjadi sebuah restoran yang menyajikan pengalaman menyenangkan bagi setiap keluarga, dengan beragam menu unggulan fried chicken yang digemari, area luas yang nyaman, serta memiliki area playground untuk arena bermain anak-anak.

Di luar itu, Mecca juga menjalankan inisiatif untuk Palestina, di mana Mecca akan menyumbangkan Rp1.000 dari tiap potong ayam yang terjual untuk disumbangkan ke Palestina.

Di hari peresmiannya, Mecca sekaligus menyalurkan donasi sebesar Rp150.000.000 untuk warga Palestina kepada Adara Relief, sebuah lembaga kemanusiaan yang berfokus di isu Palestina. Donasi ini dikumpulkan dari akumulasi penjualan Mecca selama periode soft opening dan penjualan paket “Haus Pahala untuk Palestina”.

“Peluncuran Mecca bukan sekadar peluncuran sebuah brand lokal baru, melainkan sebuah seruan bagi para pelaku bisnis untuk mengambil langkah nyata. Kami ingin mengajak pelaku usaha lain untuk menciptakan dampak positif, memanfaatkan sumber daya yang dimiliki untuk turut berjuang melawan ketidakadilan dan bersama-sama dalam kebaikan,” tutup Gufron.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama Adara Relief, Maryam Rachmayani, menuturkan setiap bentuk dukungan memiliki arti yang besar, terutama di tengah situasi sulit yang mereka hadapi saat ini.

Adara Relief sangat mengapresiasi langkah Mecca dalam mengalokasikan sebagian hasil penjualannya untuk membantu saudara-saudara di Palestina.

"Ini bukan sekadar bisnis, tetapi juga gerakan sosial yang memberikan dampak nyata. Kami berharap semakin banyak perusahaan dan masyarakat yang tergerak untuk menunjukkan kepedulian dan berdiri bersama Palestina,” ucap Maryam. (*)

# Tag