Garuda Indonesia (GIAA) Targetkan Transaksi Rp500 Miliar dan 34 Ribu Kursi Penerbangan Umrah

null
Ade R. Susardi Direktur Niaga Garuda Indonesia (tengah) dan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief (kanan) di sela-sela pembukaan GUTF di Mal Kota Kasablanca, Jakarta (7/2/2025). (Foto : Darandono/SWA).

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) cukup jeli menggarap ceruk pasar umat muslim khususnya yang ingin pergi umrah ke Tanah Suci. Mengingat jumlah permintaannya terus meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu cara melalui Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) pada 7-9 Februari 2025 dibuka secara serentak di 3 kota yaitu Jakarta (Mall Kota Kasablanka), Surabaya (Tunjungan Plaza 3), dan Makassar (Mall Panakkukang).

Adanya pembatasan kuota berdampak terhadap daftar tunggu haji yang cukup panjang membuat Garuda Indonesia perlu melakukan inisiatif lain bagi umat muslim di Indonesia agar dapat pergi ke Tanah Suci, salah satunya dengan umrah. “Tahun ini merupakan tahun ke 3 Garuda Indonesia menggelar GUTF,” kata Ade R. Susardi, Direktur Niaga Garuda Indonesia, pada pembukaan GUTF di 3 kota serantak di Mal Kota Kasablanca, Jakarta (7/2/2025).

Diakui Ade, hasilnya pun terus mengalami peningkatan. Transaksi di GUTF 2024, misalnya, sebesar Rp317 miliar dengan penjualan 28.000 kursi penerbangan atau meningkat sekitar 62% dibandingkan GUTF 2023. “Tahun ini, kami menargetkan transaksi di GUTF 2025 sekitar Rp500 miliar atau menjual sekitar 34 ribu kursi penerbangan untuk umrah,” kata Ade.

Kontribusinya, menurut Ade dari Jakarta (70%) Surabaya (15%) dan Makassar (15%). Caranya dengan menggandeng lebih dari 60 biro perjalanan (travel agent) terpercaya, dengan penyebaran di Jakarta (25 travel agent), Surabaya (18 travel agent) dan Makassar (24 travel agent). Rencananya, perseroan menargetkan penjualan 25 ribu tiket di Jakarta, Surabaya 5 ribu tiket, dan Makassar sekitar 4 ribu tiket.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief, mengapresiasi Garuda Indonesia, karena telah memfasilitasi kebutuhan perjalanan umrah masyarakat Indonesia. “Mudah-mudahan Garuda bisa menjadi penopang penyelenggaraan dan penguatan ekosistem haji dan umrah di Tanah Air," kata Hilman.

Ati Sundeseng dari NRA Group dan salah satu peserta GUTF 2025 mengakui Garuda Indonesia Umrah Travel Fair sebagai salah satu market bagi NRA Group untuk memperkenalkan produk-produknya. Apalagi diajang ini banyak berkumpul travel agent yang menawarkan beragam macam produk umroh, dan NRA Group pun tertarik untuk berpartisipasi di ajang ini. “Tahun lalu di GUTF 2024, bisa menjual sekitar 4000 kursi, tahun ini kami berusaha menjual sebanyak-banyaknya,” kata Ati tanpa bersedia menyebut targetnya.

Pada GUTF 2025 ini, Garuda Indonesia menghadirkan berbagai penawaran paket perjalanan umrah untuk periode penerbangan Maret 2025-Januari 2026. Melalui ini Garuda Indonesia menghadirkan berbagai penawaran harga tiket penerbangan umrah, paket umrah dan haji plus serta promo tiket penerbangan perjalanan umrah untuk group booking dengan harga spesial mulai Rp13,9 jutaan untuk penerbangan menuju Jeddah pp dan mulai Rp14,4 jutaan untuk penerbangan menuju Madinah pp dengan periode perjalanan mulai Maret 2025 hingga Januari 2026. Harga saham GIAA pada penutupan perdagangan hari ini turun 5,56% atau menjadi Rp51 dari perdagangan sebelumnya. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag