KBRI Canberra Partisipasi di National Multicultural Festival (NMF) di Canberra

KBRI Canberra berpartisipasi pada National Multicultural Festival di City Center Canberra. Partisipasi KBRI Canberra dilakukan tidak hanya dengan mendirikan ’Stand Indonesia’, namun juga bergabung bersama perwakilan negara-negara Anggota ASEAN di Canberra dengan mendirikan ASEAN Village.
Dubes RI Canberra, Siswo Pramono, menyampaikan tujuan keikutsertaan adalah memperkenalkan lebih dekat budaya negara-negara ASEAN kepada masyarakat Australia dan internasional di Canberra, serta menarik wisatawan, dan meningkatkan citra positif Indonesia.
Secara resmi, ASEAN Village di NMF dibuka oleh Andrew Barr, Chief Minister Australian Capital Territory atau pejabat setingkat gubernur, serta 10 Duta Besar Negara-Negara Anggota ASEAN. "Thank you for ASEAN diplomatic missions for their tremendous commitment to participate in NMF," ujarnya.
Lebih dari 500 orang asing dari manca negara yang ada di Canberra datang ke ”Stand Indonesia”, antre menunggu giliran untuk memutar ”wheel of fortune” yang disediakan KBRI, dengan hadiah berbagai produk makanan dan minuman Indonesia yang telah dijual di Australia, seperti Teh Kotak, Beng Beng, Nata de Coco, mie instan (Indomie, Supermi dan Mie Sedap) serta makanan kecil lainnya.
Sembari menunggu giliran, para pengunjung mengisi ”survei terkait Indonesia”, dimana dari 116 orang pengisi survei yang terdiri atas komunitas diplomatik, pelajar, akademisi dan masyarakat umum, didapat hasil bahwa 50 orang diantaranya menyatakan belum tau banyak/mengenal baik tentang Indonesia.
Para pengunjung juga senang berada di ’Stand Indonesia’ yang juga diisi dengan informasi ’layanan kekonsuleran’ KBRI Canberra, informasi tentang wisata Indonesia yang di dukung oleh Hunter Travel Group dan Travel Associates di Canberra, serta kelas belajar Bahasa Indonesia bekerjasama dengan Australia – Indonesia Association (AIA).
“Pentingnya kontinuitas kegiatan promosi budaya selain Bali, karena Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menarik wisatawan Australia yang pada umumnya memiliki kemampuan finansial tinggi," tutur Siswo.
Sebagai tambahan, pada kesempatan tahun ini, Indonesia menampilkan pertunjukan musik angklung oleh Paduan Harmony Angklung Masyarakat Indonesia di Canberra (PHAMI in C) dan beberapa tarian daerah oleh tim kesenian KBRI Canberra dan komunitas tari Borobudur Dance Troupe.
Selain pertunjukkan seni, turut dihadirkan produk makanan ringan Indonesia, yang memungkinkan pengunjung merasakan ‘jajanan’ khas Indonesia seperti: kacang pilus, wafer cokelat, mie instan, serta beragam produk minuman instan.
Sebagai puncak festival, komunitas Indonesia turut serta dalam Parade Budaya, menambah semarak pada festival tersebut. Dengan mengenakan pakaian tradisional, masyarakat Indonesia turut memeriahkan parade di tengah pusat kota Canberra. Kehadiran Indonesia yang penuh warna-warni menjadi cerminan yang apik dari keragaman budaya di tanah air.
Sebagai informasi, NMF adalah festival kebudayaan tahunan terbesar yang diorganisir oleh pemerintah Canberra yang menampilkan keberagaman budaya dari berbagai negara. Festival ini menarik ribuan pengunjung dan memberikan kesempatan bagi komunitas Indonesia untuk berbagi tradisi dan budaya dengan masyarakat luas di Australia.
National Multicultural Festival menjadi ajang bagi Indonesia untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat Australia, dan saling berbagi nuansa keragaman budaya. Hal ini akan memperdalam pemahaman yang lebih baik antara masyarakat Indonesia dan Australia. (*)