19 Beraset Tambun Bakal IPO

null
Main Hall di Gedung BEI, Jakarta, pada Kamis (2/1/2025). (Foto : Vicky Rachman/SWA).

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) per 14 Februari 2025 mencatat 20 perusahaan pada daftar antrean (pipeline) penawaran perdana saham atau IPO. I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, mengatakan jumlah 19 perusahaan beraset skala besar ada di daftar pipeline IPO. "Asetnya di atas Rp250 miliar yang merujuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/POJK.04/2017," ujar Nyoman pada keterangan resmi yang ditulis swa.co.id di Jakarta, Senin (17/2/2025).

Pada pekan sebelumnya, BEI menyampaikan jumlah perusahaan beraset jumbo ini sebanyak 18 perusahaan di pipeline IPO. Dengan demikian, jumlah perusahaan besar di daftar antrean ini bertambah 1 perusahaan.

Sedangkan 1 perusahaan beraset menengah pada pipeline IPO ini. Nilai asetnya pada rentang Rp50-250 miliar. Nyoman menyebutkan jumlah perusahaan yang IPO pada Januari 2025 hingga saat ini sebanyak 8 perusahaan yang mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). "Dana yang dihimpun dari IPO perusahaan ini Rp3,7 triliun," ucap Nyoman. Hingga saat ini, terdapat 20 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI. Berikut sektor perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline IPO;

• 2 perusahaan dari sektor bahan dasar.

• 6 perusahaan dari sektor konsumer non siklikal.

• 3 perusahaan dari sektor energi.

• 1 perusahaan dari sektor keuangan.

• 3 perusahaan dari sektor kesehatan.

• 4 perusahaan dari sektor industrial.

• 1 perusahaan dari sektor transportatsi & logistik. (*)

# Tag