Arya Noble, Induk ERHA Clinic Menjajaki IPO
CEO Arya Noble, Alfons Sindupranata, mengemukakan sejumlah rencana induk perusahaan untuk melakukan initial puclic offering atau IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada masa mendatang.
Menurut Alfons, perusahaan menjajaki peluang IPO pada jangka menengah itu. Saat ini, induk perusahaan dari ERHA Clinic tersebut mempersiapkan strategi bisnis, sumber daya manusia, dan teknologi di sejumlah lini bisnisnya.
“Kami serius mempertimbangkan opsi untuk IPO, tapi tentunya dengan kesiapan yang matang,” ujar Alfons kepada swa.co.id di ERHA Central Iskandarsyah, Jakarta, pada Rabu (19/2/2025).
Alfons menyampaikan penjajakan IPO tersebut masih memperhitungkan beragam aspek, semisal laju lini bisnis klinik, yaitu ERHA Clinic atau bisnis maklon atau original equipment manufacturer (OEM), yaitu PT Genero Pharmaceuticals, yang berpeluang untuk IPO pada masa mendatang.
“Kami masih terus melihat mana yang IPO duluan, bisa Arya Noble-nya, bisa kliniknya, kami masih terus berhitung, tapi persiapannya dilakukan untuk semuanya,” tambah Alfons.
Saat ini, Arya Noble menaungi sejumlah lini bisnis dan merek (brand) di bidang perawatan kulit dan rambut di Indonesia. Di antaranya adalah ERHA Clinic Group, Genero Group, Dermies, Derma XP, Skinproof (lembaga uji klinis produk), hingga toko kosmetik dan perawatan kulit ERHASTORE. Arya Noble juga menaungi bisnis restoran Padang seperti Marco by Chef Marco Lim.
Alfons yang memiliki latar belakang di bidang pengembangan bisnis ini memandang, jika perusahaan IPO, perusahaan dapat memiliki stabilitas. Baik itu dari sisi harga saham maupun model bisnis. Hal ini bertujuan agar dapat memberikan profitabilitas kepada investor ritel. (*)