GoTyme Indonesia Gandeng Danabijak dan Olsera Menyediakan Pendanaan UMKM

null
Foto: GoTyme Indonesia

GoTyme Indonesia bekerja sama dengan Danabijak dan Olsera merilis Merchant Cash Advance (MCA) pertama di Indonesia, yaitu solusi pinjaman bagi UMKM yang bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Produk inovatif ini dibangun atas keberhasilan peluncuran produk yang serupa di Afrika Selatan, Filipina, dan Vietnam, yang menawarkan kesempatan kepada UMKM untuk mengakses pendanaan yang cepat dan fleksibel.

Melalui kemitraan ini, pelaku usaha pengguna platform Point of Sales Olsera yang memenuhi syarat dapat mendapatkan pendanaan tanpa agunan. Proses aplikasi dirancang untuk cepat dan mudah, yang memungkinkan pelaku usaha untuk menyelesaikannya dalam waktu kurang dari 10 menit, sehingga dapat memberi dukungan keuangan yang tepat waktu untuk mengembangkan dan memelihara bisnisnya.

Direktur GoTyme Indonesia, Tim Delahunty, mengungkapkan UMKM adalah sumber kehidupan perekonomian Indonesia, dengan lebih dari 65 juta UMKM yang mempekerjakan lebih dari 120 juta orang di Indonesia dan memiliki kontribusi sebesar 60% terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia setiap tahunnya. Namun, akses ke fasilitas pinjaman tetap menjadi salah satu penghalang utama untuk membuka potensi UMKM secara penuh. Meskipun peraturan di Indonesia telah mengalami banyak perubahan positif, kami percaya bisnis Indonesia layak mendapatkan solusi pinjaman yang lebih inovatif.”

“MCA adalah wujud respons kami terhadap kondisi ini. MCA melayani proses aplikasi yang sepenuhnya digital dengan persetujuan instan, dan pendanaan cepat untuk mengatasi kesulitan yang dialami oleh banyak pelaku usaha untuk mengakses tambahan modal. Selanjutnya, pembayaran cicilan disesuaikan dengan omzet pelaku usaha dan beradaptasi dengan fluktuasi bisnis. Berdasarkan pengalaman kami di negara lain, 80% UMKM yang menggunakan solusi MCA mengalami pertumbuhan bisnis. Berkolaborasi dengan Danabijak sebagai platform pinjaman berlisensi, dan Olsera sebagai mitra pertama, kami menawarkan inovasi ini kepada pelaku usaha Indonesia,” jelas Tim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (20/2/2025).

Fitur-fitur utama produk MCA meliputi: proses yang sepenuhnya digital. Proses aplikasi yang efisien dan lancar, membutuhkan waktu kurang dari 10 menit untuk menyelesaikannya. Tanpa memerlukan kelengkapan dokumen rumit yang biasanya terkait dengan pinjaman tradisional pada umumnya. Fitur lain, pelaku usaha dapat memilih jumlah dan tenor pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan bisnis mereka.

Biaya yang transparan, tidak seperti pinjaman tradisional, hanya ada satu biaya yang disepakati di awal. Tidak ada biaya tersembunyi atau denda untuk pelunasan lebih cepat.

“Pendanaan yang cepat dengan persetujuan secara instan dan pencairan yang cepat dalam dua hari kerja. Selain itu, mencicil dengan transparan dan tanpa kuatir karena angsuran sesuai dengan penjualan mingguan dan fluktuasi bisnis dan bukan pembayaran bulanan tetap. Ini berarti pelaku usaha dapat fokus dalam mengembangkan bisnis mereka tanpa khawatir,” jelas Tim menambahkan. Dengan fitur-fitur ini, mereka antusias mendukung keberhasilan UMKM Indonesia, memberi mereka peluang lebih besar untuk tumbuh di market yang dinamis.

Markus Prommik, CEO Danabijak, mengatakan, sebagai salah satu pelopor di dunia fintech, Danabijak meluncurkan produk pertamanya di Indonesia pada tahun 2016. Hari ini, sembilan tahun kemudian, menghadirkan solusi inovatif untuk UMKM bersama mitra, GoTyme Modal dan Olsera siap mendukung UMKM dan mendorong pertumbuhan ekosistem digital.

Novendy Chen, CEO Olsera, menyampaikan Olsera berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama mitra UMKM. Fokus Olsera melalui solusinya untuk membantu bisnis UMKM menjadi lebih mudah, efisien, dan produktif. Pendanaan, di satu sisi, merupakan salah satu kebutuhan produktif bagi rekanrekan UMKM untuk mengembangkan bisnis mereka.

Tyme adalah grup jasa keuangan multinasional yang berfokus pada layanan konsumen dan UMKM. Berkantor pusat di Singapura, dengan pusat pengembangan teknologi dan produk di Vietnam, dan bank digital di Afrika Selatan dan Filipina, Tyme merancang, membangun, dan mengoperasikan produk digital dengan keahlian khusus di negara berkembang.

PT Digital Micro Indonesia (Danabijak) terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia. Berdiri sejak 2016, Danabijak menyediakan infrastruktur inovatif yang menghubungkan pemberi pinjaman dan peminjam. Hingga kini, Danabijak telah menyalurkan lebih dari Rp1 triliun dalam bentuk pendanaan dan mendukung lebih dari 50.000 peminjam, termasuk individu dan pemilik usaha, dalam mendapatkan akses kredit yang lebih cepat.

Olsera adalah aplikasi kasir all-in-one bagi UMKM Indonesia yang mendukung setiap aspek operasi bisnis para pelaku usaha. Memiliki tujuan menjadi super app yang ramah UMKM Indonesia, Olsera hadir lebih dari point of sales (POS). Sistem ini terintegrasi untuk mengembangkan usaha hingga membantu rantai pasokan dan pemasaran. Juga, memberikan solusi dari awal hingga akhir, dalam membantu mengoptimalkan pendapatan dan mempercepat pertumbuhan UMKM untuk terus berkembang dan go digital. (*)

# Tag