50 Gerai dalam Setahun: Strategi Agresif Ismaya Group Menaklukkan Pasar Ramen

null
Haraku Ramen berancang-ancang ramaikan kuliner di Balikpapan, Samarinda, Pontianak, Lombok, dan kota besar lainnya (Foto: Darandono/SWA)

Ramen semakin populer di Indonesia, menjadikannya salah satu makanan favorit masyarakat urban. Tren ini mendorong pertumbuhan pesat gerai ramen, termasuk Haraku Ramen, merek milik Ismaya Group yang tengah ekspansif.

Strategi Ekspansi yang Agresif

Menurut I Dewa Gede Ari, Marketing Manager Ismaya Group, jumlah gerai Haraku Ramen terus bertambah secara signifikan. Hingga akhir 2024, restoran ini telah memiliki 13 gerai di tujuh kota, termasuk Jakarta, Surabaya, Sidoarjo, Palembang, Pekanbaru, Manado, dan Makassar.

Ekspansi ini akan berlanjut dengan target 50 gerai pada tahun ini, termasuk masuk ke pasar Kalimantan (Balikpapan, Samarinda, Pontianak), Lombok, dan kota-kota besar lainnya.

Sebagai restoran ramen halal, Haraku Ramen menyajikan hidangan dengan kuah gurih dan kental khas Jepang, namun tetap terjangkau dengan harga mulai dari Rp25 ribu.

Selain itu, Haraku juga menawarkan aneka menu gorengan dengan harga mulai dari Rp7 ribu, yang disesuaikan dengan selera masyarakat kelas menengah bawah.

Diferensiasi dan Keunggulan Produk

Salah satu keunggulan utama Haraku Ramen adalah penggunaan metode memasak tradisional Jepang dalam pembuatan kuahnya. “Keunggulan lainnya adalah dengan harga yang terjangkau, Haraku masih menggunakan metode khas Jepang untuk membuat kuahnya, yakni dengan proses memasak selama delapan jam. Hasilnya, kuahnya gurih, kental, dan ada sari kolagennya yang memang berasal dari sari kolagen ayam asli. Selain itu, Haraku telah tersertifikasi Halal,” kata Dewa.

Strategi diferensiasi ini memungkinkan Haraku Ramen bersaing dengan berbagai merek ramen lain di Indonesia, baik yang berasal dari Jepang maupun lokal, dengan menekankan aspek halal dan harga yang lebih kompetitif.

Menjangkau Segmen Khusus

Dalam upaya memperluas pasar dan menarik komunitas tertentu, Haraku Ramen Halal menghadirkan inovasi unik yang menghubungkan dunia gaming dengan kuliner. Mereka meluncurkan The One Noodle, mie dengan panjang 3,5 meter tanpa putus yang dirancang khusus untuk para gamer.

“Inovasi ini dirancang khusus untuk para gamer yang ingin menikmati permainan tanpa terganggu oleh waktu makan,” ujar Dewa.

null
Judul The One Noodle gelar special event bagi komunitas gamers di Jakarta Selatan (Foto: Darandono/SWA)

The One Noodle akan tersedia dalam jumlah terbatas di Haraku Ramen Halal South Quarter pada 21-23 Februari 2025 dan dapat dipesan melalui GrabFood serta GoFood.

“Jadi, ini memang kami ciptakan untuk special event bagi komunitas gamers yang ada di area Jakarta Selatan. Tidak tertutup kemungkinan menu ini akan dikembangkan ke seluruh gerai Haraku di Indonesia,” tambahnya.

Melalui ekspansi agresif dan inovasi produk yang menargetkan segmen khusus, Haraku Ramen Halal tampaknya ingin membuktikan bahwa strategi yang tepat dalam manajemen, pemasaran, dan inovasi kuliner dapat memperkuat posisi merek di industri yang kompetitif. (*)

# Tag