Lebih Segar, Hemat, dan Dekat: Strategi Super Indo Menghadapi Persaingan Ritel

null
Ihsan Wahab dan Yuvlinda Susanta (kedua dan ketiga dari kiri) (Foto: Teguh S. Pambudi/SWA)

Dalam industri ritel yang penuh dinamika, Super Indo muncul sebagai salah satu pemain terdepan yang terus beradaptasi dengan perubahan pola belanja masyarakat.

Menurut Yuvlinda Susanta, Head of Corporate Affairs and Event Management PT Lion Super Indo, konsep utama supermarket ini adalah memberikan pengalaman berbelanja mingguan yang nyaman bagi keluarga, khususnya di kawasan perumahan.

Yuvlinda mengungkapkan, Super Indo selalu mengedepankan tiga keunggulan utama, yaitu lebih segar, lebih hemat, dan lebih dekat. Produk segar seperti sayuran, buah-buahan, hingga seafood menjadi daya tarik utama yang dijaga ketat kualitasnya melalui kerjasama dengan petani dan pemasok lokal.

"Kesegaran produk kami jamin setiap harinya, bahkan konsumen bisa mendapatkan layanan gratis goreng dan bakar ikan," ujar Yuvlinda dalam acara BizzComm Podcast, kolaborasi SWA dengan LSPR Faculty of Business. Tak hanya kualitas produk, layanan senyum, sapa, dan salam pun menjadi standar yang tidak boleh diabaikan.

Super Indo juga memprioritaskan efisiensi belanja dengan desain toko yang mendukung pengalaman belanja yang praktis dan cepat. Menurut Yuvlinda, desain gerai diatur agar konsumen langsung mendapatkan kebutuhan pokoknya tanpa harus melewati barang-barang yang tidak relevan dengan tujuan belanja mereka.

Strategi hemat juga tercermin dari berbagai promo rutin yang diadakan, seperti big diskon di akhir pekan dan promo khusus pada hari-hari tertentu. "Kami ingin konsumen merasakan worth the money ketika berbelanja di Super Indo," ujar Yuvlinda.

null
Suasana di Super Indo Paradise Walk, Serpong saat Ramadan (Foto: Teguh S. Pambudi/SWA)

Ekspansi gerai menjadi salah satu cara Super Indo mendekatkan diri kepada pelanggan. Hingga kini, Super Indo memiliki 253 gerai yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera bagian selatan. Yuvlinda menambahkan bahwa perusahaan juga memiliki rencana ekspansi ke wilayah timur Indonesia.

General Manager E-Commerce Superindo, Ihsan Wahab, menegaskan bahwa pendekatan omnichannel menjadi kunci penting dalam memperkuat hubungan dengan pelanggan. Pengalaman belanja digital di Super Indo tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga menggabungkan kemudahan belanja daring dengan pengalaman belanja langsung di toko.

"Awalnya kami hadir dengan berbagai aplikasi, tapi kemudian kami merger menjadi satu aplikasi bernama My Super Indo untuk menyederhanakan pengalaman pelanggan," jelas Ihsan.

Lebih lanjut, Ihsan mengungkapkan bahwa Super Indo memanfaatkan data analytics untuk personalisasi promosi, sehingga penawaran yang diberikan sesuai dengan preferensi pelanggan berdasarkan kebiasaan belanja mereka baik secara online maupun offline.

Menurut Ihsan, keberhasilan omnichannel ini tidak lepas dari kolaborasi dengan layanan logistik seperti GrabExpress dan Gosend untuk memberikan layanan pengiriman instan yang efisien. Hal ini terbukti meningkatkan kenyamanan pelanggan yang semakin mengandalkan belanja online terutama setelah pandemi Covid-19.

Selain strategi omnichannel, Super Indo juga konsisten menjaga standar layanan dengan menerapkan budaya organisasi yang kuat. Menurut Yuvlinda, budaya tersebut terdiri dari lima nilai utama yaitu keberanian (courage), integritas (integrity), kerjasama tim (teamwork), kepedulian (care), dan humor.

"Uniknya kami menempatkan humor sebagai salah satu nilai perusahaan. Ini membantu tim untuk rileks dalam bekerja, cepat bangkit dari kegagalan, serta tetap rendah hati saat sukses," ungkap Yuvlinda.

Ihsan menambahkan bahwa humor menjadi penting untuk menjaga suasana kerja tetap menyenangkan di tengah tekanan operasional yang tinggi.

null
Super Indo menjadi banyak pilihan warga (Foto: Teguh S. Pambudi/SWA)

Dalam menghadapi persaingan yang ketat terutama dari minimarket dan hypermarket, Super Indo mengandalkan kekuatan pada kategori produk segar yang mendominasi lebih dari 50% dari total produk yang ditawarkan.

"Produk segar kami merupakan kekuatan utama yang membedakan kami dari kompetitor lain," tegas Yuvlinda.

Strategi lain yang ditempuh Super Indo adalah edukasi gaya hidup sehat kepada konsumen melalui program "Sugar Limited" di mana perusahaan secara aktif mengedukasi konsumen tentang kadar gula dalam minuman siap minum. Hal ini merupakan langkah inovatif yang jarang ditemui di peritel lain di Indonesia.

"Kami ingin pelanggan merasa nyaman dan didukung dalam menjalani gaya hidup sehat," ujar Ihsan, menambahkan bahwa edukasi ini turut meningkatkan kesadaran konsumen mengenai konsumsi gula.

Komitmen terhadap komunitas lokal juga menjadi strategi penting. Setiap pembukaan gerai baru, Super Indo mengutamakan pemasok lokal untuk memenuhi kebutuhan produk segar. Yuvlinda menjelaskan, kebijakan ini bertujuan untuk mendorong ekonomi lokal sekaligus mengurangi jejak karbon dari proses distribusi produk.

Ihsan menambahkan bahwa Super Indo terus memperkuat kanal digitalnya dengan menjalin kemitraan bersama aplikasi logistik seperti GoSend dan GrabExpress, demi memberikan pengalaman belanja yang cepat dan praktis.

"Dengan semua strategi ini, kami berharap Super Indo tidak hanya semakin dekat dengan pelanggan tetapi juga semakin relevan di tengah perubahan perilaku belanja masyarakat," tutup Yuvlinda optimistis. (*)

# Tag