PertaLife Insurance Menggulirkan Program Komunikasi dan Praktik Berkelanjutan di Bali
PT Perta Life Insurance (PertaLife Insurance) menggulirkan program komunikasi internal dan kegiatan sosial yang mengelola ekoenzim di Bali. PertaLife Insurance berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang The 10th PR Indonesia Awards di Graha Pos Indonesia, Bandung, Jawa Barat, pada hari ini. Penghargaan yang diterima oleh PertaLife Insurance mencakup dua kategori utama, yaitu Owned Media dan Program PR, yang keduanya menggambarkan komitmen perusahaan dalam memperkuat komunikasi internal serta dampak positif terhadap masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan.
Pada kategori Owned Media, PertaLife Insurance meraih penghargaan untuk subkategori majalah internal Potret. Media internal ini merupakan e-magazine resmi PertaLife Insurance yang berfungsi sebagai media komunikasi internal perusahaan dan juga sebagai sarana berbagi informasi kepada nasabah dan mitra bisnis.
Potret menyajikan berbagai artikel mengenai perkembangan industri asuransi, inovasi produk, pencapaian perusahaan, serta kebijakan terbaru. Potret menjadi wadah untuk meningkatkan literasi asuransi, memperkuat hubungan antar Perwira PertaLife, dan menyampaikan visi serta misi perusahaan.
Dengan tampilan modern, Potret memudahkan komunikasi yang efektif, memperkaya wawasan, dan membangun kebersamaan di lingkungan PertaLife Insurance, dan Potret sudah memasuki edisi ke-40 di Maret 2025.
Penghargaan kedua yang diterima PertaLife Insurance berada dalam kategori Program PR, subkategori Corporate PR yang mengapresiasi pelaksanaan program CSR yang bertajuk Mengubah Sampah Menjadi Berkah. Program ini dilaksanakan dengan konsep eco enzyme yang mengolah limbah organik diolah menjadi pupuk alami yang bermanfaat bagi pertanian.
Pelaksanaan program ini berlokasi di Banjar Kulibul Kangin, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, dan bertujuan untuk memberikan solusi bagi permasalahan limbah organik sambil memberikan manfaat bagi sektor pertanian lokal.
Dengan memanfaatkan limbah rumah tangga dan organik lainnya, para petani Kabupaten Badung dapat meningkatkan hasil dan kualitas produksi pertanian mereka, sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari limbah yang tidak terkelola dengan baik.
Ratih Triutami Wijayanti, Department Head Corporate Communication PertaLife Insurance, mengapresiasi dua penghargaan yang diterima perusahaan. Menurut Ratih, penghargaan ini adalah bukti nyata dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan kelestarian lingkungan. “Program CSR Eco Enzyme ini adalah awal dari komitmen PertaLife Insurance untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya di Bali, tetapi juga di berbagai daerah lainnya di Indonesia," ujar Ratih di Bandung, Rabu (26/2/2025)
Ratih, pada keterangan tertulisnya itu, mengatakan fenomena alih fungsi lahan pertanian di Bali menjadi lahan non-pertanian semakin meningkat. Banyak petani yang enggan mengolah lahan mereka akibat tingginya biaya input pertanian serta menurunnya harga jual hasil pertanian. "Oleh karena itu, program Eco Enzyme diharapkan dapat memberikan solusi dengan mendorong para petani untuk mengoptimalkan kembali penggunaan lahan pertanian mereka serta meningkatkan hasil produksi yang ramah lingkungan,” ucap Ratih.
Dengan penghargaan ini, PertaLife Insurance semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki perhatian besar terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. (*)