Lewat UMKM EXPO(RT) BRI, UMKM Rajut dari Medan Tembus Pasar Ekspor

null
Animers Craft (Ist)

Animers Craft, usaha kerajinan rajut asal Medan, terus memperluas jangkauan pasarnya. Belum lama ini, brand yang didirikan oleh Anita M Simamora ini berpartisipasi dalam pameran BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang digelar oleh Bank Rakyat Indonesia pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025.

Anita memulai Animers Craft pada 2020, namun kisah kecintaannya terhadap seni merajut sudah dimulai sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. Sayangnya, kesibukan pendidikan dan karier membuatnya sempat meninggalkan hobi tersebut.

Baru setelah memasuki masa pensiun, ia kembali menekuni dunia rajut dan bergabung dalam komunitas perajut di Medan. Dari sekadar menyalurkan hobi, usaha ini berkembang menjadi sumber penghasilan utama bagi Anita.

Di awal perjalanan bisnisnya, Anita hanya menerima pesanan kecil dari teman-teman. Namun, semakin lama, ia menyadari bahwa industri rajut handmade memiliki potensi besar. Ia mulai mengembangkan koleksi produknya, dari tas rajut dengan desain mosaik unik hingga gantungan kunci rajut yang lebih sederhana. Setiap karya dibuat dengan ketelitian dan kesabaran, mencerminkan kualitas handmade yang eksklusif.

“Saya pikir, kalau ditekuni dengan serius, rajutan ini bisa menjadi bisnis yang menguntungkan. Saya mulai berjualan, belajar pemasaran, dan mendaftarkan usaha secara resmi,” ujarnya.

Tekadnya untuk memperluas pasar akhirnya membuahkan hasil. Produk Animers Craft telah menarik minat pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia dan bahkan sudah dikirim ke Belanda melalui layanan jasa titip seorang teman. Keunikan teknik rajut mosaik yang tidak banyak dikuasai perajin lain menjadi daya tarik tersendiri, membuka peluang ekspor lebih luas bagi Anita dan komunitasnya.

Keikutsertaan Animers Craft dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025 pun menjadi langkah besar dalam ekspansi bisnisnya. Melalui ajang ini, Anita berharap bisa menjangkau lebih banyak pembeli internasional sekaligus belajar strategi pemasaran produk lokal ke pasar global.

“Saya yakin, keberhasilan menembus pasar luar negeri akan membuka peluang bagi lebih banyak perajin di komunitasnya untuk ikut serta dalam produksi,” katanya.

Direktur Commercial, Small & Medium Business BRI, Amam Sukriyanto, menegaskan bahwa BRI terus berupaya mendorong UMKM agar naik kelas dan bersaing di pasar global.

“Melalui berbagai program, seperti BRI UMKM EXPO(RT), kami berupaya memberikan akses yang lebih luas bagi pengusaha UMKM untuk bertemu dengan calon pembeli dari luar negeri, sekaligus mendapatkan bimbingan dalam pengembangan bisnis,” ujar Amam.

Acara yang berlangsung pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 tersebut mencatatkan pencapaian luar biasa. Dengan lebih dari 69 ribu pengunjung, transaksi yang dibukukan mencapai lebih dari Rp40 miliar, serta realisasi kontrak ekspor sebesar US$90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.

Keberhasilan ini menunjukkan betapa besarnya potensi UMKM Indonesia dalam menembus pasar global, termasuk bagi Animers Craft yang kini semakin optimis melangkah ke depan. (*)

# Tag