BEI Tunda Transaksi Short-Selling Hingga Kondisi IHSG Stabil

Suasana konferensi pers bersama pelaku pasar modal bertajuk Soliditas dan Sinergi Pemangku Kepentingan Pasar Modal di Gedung BEI, Jakarta pada Senin (3/3/2025). Foto Nadia K. Putri/SWA
Suasana konferensi pers bersama pelaku pasar modal bertajuk Soliditas dan Sinergi Pemangku Kepentingan Pasar Modal di Gedung BEI, Jakarta pada Senin (3/3/2025). (Foto Nadia K. Putri/SWA)

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunda layanan transaksi short-selling di pasar reguler dan intra-day. Penundaan ini dilakukan karena melihat kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus terpuruk selama beberapa minggu terakhir, serta efek dampak kebijakan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat The Fed dan perang tarif dagang.

Selain menunda kegiatan transaksi short-selling, BEI dan OJK juga mempertimbangkan opsi pembelian kembali atau buyback saham tanpa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Namun, inisiatif tersebut tetap memperhatikan dan mempertimbangkan situasi yang terjadi di masa mendatang.

“Kami fokus dalam tiga hal, stabilitas pasar, peningkatan likuiditas, dan juga perlindungan investor,” tegas Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi dalam acara konferensi pers bersama pelaku pasar modal bertajuk "Soliditas dan Sinergi Pemangku Kepentingan Pasar Modal" di Gedung BEI, Jakarta pada Senin (3/3/2025).

Sementara itu, Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik menambahkan, Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) mengeklaim yakin bahwa kepercayaan diri investor masih ada, khususnya untuk jangka menengah dan panjang.

Saat ini, terdapat 9 anggota bursa yang sedang proses onboarding transaksi short-selling. Secara total, terdapat 27 anggota bursa yang sudah mengajukan lamaran untuk layanan transaksi tersebut.

“Tentu saja kami tidak buka semua. Kalau pun dilaksanakan, kami lakukan hanya kepada saham-saham LQ45 dan berlaku untuk investor ritel/domestik saja,” tutup Direktur Utama BEI, Iman Rachman.(*)

# Tag