ABB dan PLN Bersepakat Memodernisasi Infrastruktur Energi Indonesia
ABB menandatangani perjanjian baru dalam Kontrak Kesepakatan Harga Satuan dengan PT PLN (Persero) dalam rangka memperluas jangkauan pasokan Miniature Circuit Breakers (MCB). Kontrak ini menetapkan ketentuan terbaru yang menekankan harga kompetitif, aksesibilitas lebih luas bagi pelanggan, serta kepatuhan terhadap kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Indonesia.
Sebagai bagian dari perjanjian baru ini, pada awal Februari, ABB telah melakukan pengiriman pertama MCB dari fasilitas produksi lokalnya di Cibitung. Pengiriman ini menandai langkah awal yang penting dalam memenuhi kebutuhan PLN untuk MCB yang aman dan andal di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen kedua perusahaan untuk mendukung modernisasi infrastruktur kelistrikan di Indonesia.
“Selama beberapa dekade, ABB terus mewujudkan komitmennya dalam memastikan kualitas dan kapasitasnya sebagai pemasok PLN. Kami memiliki visi untuk membangun infrastruktur kelistrikan yang lebih aman dan berkelanjutan di Indonesia,” kata Gerard Chan, President Director PT ABB Sakti Industri, Selasa (4/3/2025).
Sebagai pelopor dalam teknologi MCB selama lebih dari satu abad, ABB memastikan bahwa produk MCBnya telah tersertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia) dan SPLN (Sertifikasi Mutu dari PLN), yang menjamin keamanan, kualitas, dan kinerja peralatan listriknya.
Wiluyo Kusdwiharto, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) mengatakan bahwa kerja sama dengan para mitra seperti ABB merupakan wujud kolaborasi bersama dalam modernisasi infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia. Perusahaan senang dapat bekerja sama dengan ABB.
“Upaya ini merupakan wujud kolaborasi bersama dalam rangka mewujudkan modernisasi di sektor ketenagalistrikan di Indonesia. Kemitraan ini tentunya akan meningkatkan keandalan dan keamanan infrastruktur listrik yang akan berdampak positif terhadap kepuasan pelanggan,” terang Wiluyo.
Pabrik MCB ABB di Cibitung berperan penting dalam mendukung PLN. Dalam setahun terakhir, fasilitas ini telah meningkatkan kapasitas produksinya untuk memenuhi permintaan jutaan unit MCB setiap tahunnya.
Dengan teknologi otomatisasi canggih, fasilitas manufaktur ABB di Cibitung memastikan kualitas yang konsisten dan kinerja berstandar global. Pabrik ini juga mencerminkan komitmen ABB terhadap keberlanjutan dengan memasang sistem tenaga surya fotovoltaik (PV) di atap untuk mengurangi konsumsi energi.(*)