Upbit Pacu Edukasi Publik Mengadopsi Blockchain

Upbit Pacu Edukasi Publik Mengadopsi Blockchain
null
Foto: Upbit Indonesia

Upbit Indonesia, salah satu platform pertukaran aset kripto di Tanah Air, mendukung inisiatif Bulan Literasi Kripto (BLK) 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) – Aspakrindo dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Salah satunya berpartisipasi dalam rangkaian roadshow edukasi yang diselenggarakan di berbagai kota besar di Indonesia seperti Medan, Makassar, Surabaya dan Pontianak untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai aset kripto dan ekosistem blockchain. Langkah ini dilakukan Upbit sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung literasi keuangan digital yang lebih luas di Indonesia.

Sebagai bagian dari rangkaian edukasi ini, Upbit mengikuti roadshow pertama yang berlangsung di Medan, tepatnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU). Kegiatan bertemakan Unlocking Crypto 2025: Transformasi Investasi di Era Digital ini menyoroti aset kripto semakin menjadi pilihan investasi bagi generasi milenial, Gen Z, dan Alpha.

Diskusi ini tidak hanya membahas potensi aset digital, tetapi juga tantangan utama yang dihadapi, seperti volatilitas pasar dan perlunya regulasi yang lebih kuat untuk perlindungan investor. Selanjutnya, roadshow berlanjut ke Pontianak di Gedung Teater 1 Universitas Tanjungpura. Dengan tema "Peluang Lokal dan Dampak Globalisasi," sesi ini membahas pesatnya pertumbuhan adopsi aset kripto di Indonesia, yang tercermin dari peningkatan jumlah investor yang mencapai 22,9 juta akun per Desember 2024 menurut data Bappebti.

Pontianak menjadi kota yang strategis dalam pengembangan ekosistem kripto, dengan diskusi mengenai bagaimana aset digital dapat berperan dalam sistem keuangan yang lebih luas serta implikasi regulasinya.

Sebagai platform yang mengedepankan kepatuhan, transparansi dan keamanan dalam perdagangan aset kripto, Upbit Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung edukasi dan literasi digital di Indonesia. Melalui kegiatan edukasi ini, Upbit berharap dapat membantu masyarakat memahami peluang serta risiko dalam investasi kripto, sehingga dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dan terinformasi.

Resna Raniadi, Chief Operating Officer Upbit Indonesia, mengatakan edukasi merupakan kunci utama dalam mendorong adopsi aset digital yang lebih luas di Indonesia. "Melalui keterlibatan dalam Bulan Literasi Kripto 2025, kami ingin memastikan bahwa masyarakat Indonesia memiliki pemahaman yang lebih baik tentang manfaat dan tantangan dari ekosistem ini. Upbit Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung berbagai inisiatif edukasi yang memperkuat kesadaran publik terhadap teknologi blockchain dan aset digital,” kata Resna pada siaran pers di Jakarta, Rabu (5/3/2025).

Lebih lanjut, Resna menyampaikan Indonesia berpotensi besar mengembangkan industri aset digital, namun literasi tetap menjadi tantangan utama. Upbit Indonesia ingin memastikan tantangan ini terjawab dengan membantu memberikan edukasi yang relevan dan mendalam bagi masyarakat. Upbit optimistis bekal pengetahuan yang cukup itu memacu masyarakat memanfaatkan teknologi blockchain secara lebih efektif dan bertanggung jawab. Resna menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku industri, regulator, dan komunitas dalam mendorong ekosistem yang sehat.

"Kami mendukung sinergi antara berbagai pihak dalam menciptakan regulasi yang adil dan inovasi yang berkelanjutan. Hanya dengan kerja sama yang erat, kita dapat memastikan pertumbuhan industri aset digital yang lebih stabil dan terpercaya di Indonesia," dia menambahkan.

Upbit Indonesia percaya bahwa dengan edukasi yang tepat, aset kripto dapat menjadi bagian dari ekosistem keuangan yang inklusif dan inovatif. Upbit Indonesia akan terus berkontribusi dalam inisiatif-inisiatif edukasi di masa mendatang guna memperkuat pemahaman masyarakat mengenai teknologi blockchain dan aset digital. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag