Ethica Group Kembangkan Brand Fashion Moslem Wear Melalui Kemitraan

null
Ethica, salah satu moslem wear di Indonesia. (Foto:Dok/Ethica).

Permintaan moslem wear di Indonesia terus mengalami peningkatan. Pergerakan industri ini memang sangat menjanjikan, apalagi Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim yang terbesar di dunia. Hal inilah yang mendorong usaha fashion muslim mampu menjadi peluang usaha yang menarik dan seksi untuk dikembangkan. Apalagi, Indonesia termasuk dalam salah satu dari tiga pasar terbesar di dunia.

Salah satu pelaku industri moslem wear yang sedang berkembang adalah Ethica Group. Sebuah brand fashion muslim yang sudah berdiri lama dan dikenal banyak pihak.

Tedi Taufik Rahman, Area Manager Jawa Barat, mengatakan Ethica Group sejak dikembangkan pada 2007 telah bertransformasi unyuk memproduksi beragam produk berkualitas dan elegan. Terbukti Ethica Group telah memiliki banyak cabang mitra dan meraih simpati besar dari pasar sebagai penanda jika bisnis ini memiliki pangsa konsumen yang yang melimpah.

Diakui Tedi, Ethica Group, proses pemasaran yang dibangun Brand Busana Muslim Ethica, berbasis kemitraan. Jadi sebagai mitra, tidak ada kekhawatiran berebut konsumen dengan pusat.“Setiap konsumen yang kontak ke pusat, akan selalu diarahkan ke mitra setempat,” kata Tedi dalam siaran pers yang diterima swa.co.id di Jakarta, Kamis (6/3/2025).

Tedi menyampaikan kendati Ethica membuka kesempatan bermitra, namun tetap ada aturan untuk membuka toko mulai dari pengaturan jarak, luas lokasi harus mengikuti prosedur. “Karena kalau dibiarkan tanpa pengaturan nanti bakal berdempetan dan dampaknya tidak baik untuk ekosistem penjualan,” ujarnya.

Satu dari mitra Ethica Group, sebut saja Griya Busana dari Indramayu milik Hilman Farid. Usaha Hilman Farid menjalankan usaha toko busana muslim membuahkan hasil yang maksimal.

Khusus di Indramayu, Jawa Barat saja sampai saat ini (2025) ada 8 Ethica Store tersebar di Kabupaten Indramayu; Ethica Patrol, Ethica Gabuswetan, Ethica Cantigi, Ethica Juntinyuat, Ethica Sliyeg, Ethica Karangampel, Ethica Kedokan Bunder dan terakhir Ethica Haurgeulis. “Tekad saya ingin membawa Indramayu pada pentas persaingan busana muslim Nasional bersama Ethica Group,” kata Hilman Farid.

Della Sosialistrya, Store Dept Manager Ethica Group menambahkan setiap mitra yang membuka Ethica Store akan mendapat perhatian penuh dari pusat dalam pengembangannya baik dari sisi operasional sampai training SDM dan pengembangan bisnisnya. Software penjualan ritel kasir praktis dan modern, Support Marketing Tools, Training Customer Journey, Digital Marketing dan pelbagai macam training akan diselenggarakan khusus untuk mitra.(*)

# Tag