Sambut Ramadan, Ayam Bang Dava Memantik Anak-Anak Yatim Berkreasi Mendesain Kemasan
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, praktik penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam proses pembuatan konten visual kian marak dijumpai. Hanya dengan sekali klik, AI dapat dapat membantu kita dalam menghasilkan desain visual yang representatif, cepat dan efisien.
Namun, dalam kecepatan dan efisiensi tersebut, muncul sebuah pertanyaan: Akankah keaslian dan goresan penuh emosi dari seni hasil ukiran tangan manusia tergantikan oleh AI seiring berjalannya waktu?
Sulit dipungkiri bahwa saat ini penggunaan AI semakin sering kita jumpai, mulai dari desain kemasan sebuah produk, iklan di spanduk, hingga konten campaign di media sosial. Di saat yang sama, ada sesuatu yang tidak bisa diciptakan oleh AI: emosi dan kehangatan yang lahir dari goresan tangan manusia.
Di bulan Ramadan ini, brand kuliner asal Bandung Ayam Bang Dava hadir dengan inisiatif terbaru dalam mengapresiasi karya seni yang lahir dari sentuhan tangan anak-anak yatim. Brand ini menampilkan hasil karya seorang anak pemenang lomba kompetisi menggambar yang diadakan oleh Ayam Bang Dava bersama anak-anak yatim.
“Melalui inisiatif ini, kami ingin mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa kreativitas manusia bukan hanya soal estetika, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam. Di tengah maraknya penggunaan AI, kami mengajak adik-adik dari panti asuhan untuk ikut andil dalam mendesain kemasan ini. Di dalamnya, tersimpan cerita, harapan, dan kebanggaan,” ujar Iqbal Mardani, Marketing Communication Lead Sagala Group di Jakarta, Sabtu (8/3/2025).
Karya-karya yang terkumpul itu menampilkan elemen khas Ramadan seperti masjid, takjil, dan kebersamaan berbuka puasa. Setiap detail pada karya-karya tersebut juga mencerminkan ketulusan dan imajinasi mereka-mereka yang merindukan momen berbagi dan kebersamaan di bulan suci.
Lebih lanjut, karya terpilih datang dari Nur Ainun Salsabila, peraih juara 1 dalam kompetisi ini, yang yang juga menggambarkan semangat dan keceriaan yang erat kaitannya dengan kehangatan suasana bulan Ramadan di Indonesia. Dalam ilustrasi tersebut, tampak seseorang membagikan makanan dan zakat sebagai simbol kepedulian.
Tak hanya menampilkan karya spesial ini, brand juga mengajak masyarakat untuk turut serta dalam berbuat kebaikan selama bulan Ramadan. Melalui kolaborasinya bersama KitaBisa.com, Ayam Bang Dava mengajak masyarakat turut serta dalam program crowdfunding, untuk berbagi kebahagiaan Ramadan dengan anak-anak yatim dan kaum dhuafa.
"Kami meyakini bahwa Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Untuk itu, kami berharap sederet inisiatif yang kami hadirkan selama bulan Ramadan dapat membantu dan menginspirasi lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam berbagi kebaikan di bulan Ramadan," ujar Iqbal.
Sebagai bagian dari perayaan bulan Ramadan, Ayam Bang Dava juga menggelar program Buka Bersama dengan anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan penuh berkah ini. Acara ini tidak hanya menjadi momen berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan, tetapi juga sejalan dengan nilai-nilai yang perusahaan yakini dalam mengupayakan kabaikan dan dampak yang bermakna bagi masyarakat.
Sebagai induk perusahaan Ayam Bang Dava, Sagala Group telah mengoperasikan 41 outlet di sejumlah besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Bandung, Bekasi, dan Tangerang di tahun keenam setelah berdiri. Lebih lanjut, Ayam Bang Dava memperluas jangkauannya ke beberapa lokasi baru, termasuk Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Bali. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.