Agincourt Resources Gelontorkan Dana CSR US$ 2,7 Juta di 2024

Agincourt Resources Gelontorkan Dana CSR US$ 2,7 Juta di 2024
null
Salah satu kegiatan CSR PT Agincourt Resources disekitar pengelolaan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. (Foto: Dok/PTAR).

PT Agincourt Resources (PTAR) berkomitmen tidak hanya pada keunggulan operasional, tetapi juga pada prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR) ini merupakan perusahaan yang mengelola tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Salah satu fokus utama PTAR membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat melalui program CSR perusahaan.

Total anggaran yang digunakan untuk program CSR tahun 2023 sebesar US$2,1 juta. Muliady Sutio Presiden Direktur PTAR menuturkan dalam Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PTAR tetap memprioritaskan pembangunan di desa lingkar tambang (Direct Affected Villages/DAV) dan desa-desa lain di sekitarnya.

Muliady merincikan dana untuk sektor pendidikan sebesar US$617.543. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan ruang kelas di 5 sekolah setingkat SMA dan SMP dan program Beasiswa Martabe Prestasi dengan jumlah penerima beasiswa sebanyak 494 orang.

Sedangkan untuk kesehatan sekitar US$308.772, dana tersebut untuk operasi gratis mata katarak, Pemeriksaan Kesehatan Dokter Spesialis, dan program lainnya. Rangkaian PPM ini telah memberikan manfaat kepada lebih dari 32.696 individu.

Dari sisi keberagaman gender, sekitar 24% atau 254 dari 1.042 karyawan PTAR adalah perempuan dan saat ini mengisi berbagai posisi strategis di perusahaan. Selain itu, PTAR terus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar, sebanyak 76% dari total karyawan dan kontraktor PTAR merupakan tenaga kerja lokal.

Komitmen PTAR terhadap lingkungan juga terus diperkuat. Salah satu target utama PTAR adalah mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 30% dari tahun 2019 hingga 2030. Menurut Muliady untuk mencapai target tersebut PTAR telah memasang solar PV berkapasitas 2,1 MWp, menggunakan biofuel B35, memanfaatkan energi terbarukan dari PLN, serta mengoperasikan alat-alat hybrid.

PTAR memiliki fasilitas pembibitan (nursery) dengan kapasitas penyimpanan sampai 65.000 bibit. Sementara, dari sisi produktivitas, nursery kami mampu menghasilkan rata-rata 6.000 bibit pohon per bulan.

Sedangkan dalam aspek reklamasi dan konservasi, sepanjang 2024 PTAR telah menebar 21.095 seed ball dan menanam 29.183 benih pohon di berbagai area konservasi dan reklamasi. Luas reklamasi yang telah tercapai adalah 11,96 hektar sesuai dengan rencana yang diajukan ke Kementerian ESDM.

Selain itu, PTAR juga menetapkan 150 hektar sebagai kawasan konservasi. Pihaknya memastikan bahwa pengelolaan air sisa proses tambang dilakukan secara bertanggung jawab dan aman bagi ekosistem Sungai Batang Toru.

Dari sampel air sisa proses yang diambil sepanjang 2024 menunjukkan bahwa kualitas air sisa proses berada di bawah ambang batas yang ditetapkan pemerintah. Pemantauan air sisa proses telah dilakukan rutin sejak tahun 2012 oleh Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Sisa Proses yang juga beranggotakan masyarakat lingkar tambang, dan hasilnya konstan memenuhi baku mutu.

“Kami berkomitmen tidak hanya pada keunggulan operasional, tetapi juga pada prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Dengan menerapkan teknologi modern dan praktik terbaik di industri, PTAR berupaya memaksimalkan manfaat bagi pemangku kepentingan, termasuk masyarakat sekitar dan lingkungan,” katanya.(*)

# Tag