Strategi End-to-End: Transformasi RS Siloam Mampang dalam Layanan Ortopedik Terintegrasi
Kini, RS Siloam Mampang memiliki Siloam Sports Medicine & Performance Center, layanan medis ortopedik terintegrasi yang dirancang untuk memberikan solusi end-to-end bagi seluruh masyarakat.
RS ini tidak hanya dilengkapi dengan teknologi dan peralatan terkini, tetapi juga memberikan layanan komprehensif yang didukung tim dokter-dokter spesialis, sub spesialis, dan konsultan terbaik di bidangnya.
Tidak sekadar melayani atlet dan olahragawan, layanan ini ditujukan untuk seluruh pegiat olahraga dan anggota komunitas dalam perjalanan mereka menuju hidup sehat.
Layanan komprehensif Siloam Sports Medicine & Performance Center dimulai dari program preventif, termasuk konsultasi kebugaran dan kesehatan fisik yang disesuaikan untuk membantu pasien mencapai kebugaran optimal dan menghindari cedera.
Penerapan strategi latihan disesuaikan dengan kondisi fisik pasien. Selain itu, program rehabilitasi (termasuk return to sport) dan fisioterapi juga dirancang dengan cermat untuk mempercepat pemulihan pasien, memulihkan fungsi gerak dan mengoptimalkan kekuatan fisik pasien.
“Layanan ini disebut sebagai layanan terintegrasi karena didukung oleh tim dokter spesialis, sub-spesialis dan konsultan multi-disiplin yang terbaik di bidangnya. Kolaborasi ini dilakukan untuk memberikan penanganan terbaik bagi pasien,” ujar Caroline Riady, CEO Grup RS Siloam (14/3/2025).
Sebagai bentuk dedikasinya, selain menyediakan layanan MRI dan ruang operasi berstandar internasional, RS Siloam Mampang dilengkapi dengan Siloam Sports Medicine & Performance Center dengan fasilitas dan teknologi unggulan, termasuk Cardiopulmonary Exercise Testing (CPET), yaitu alat diagnostik yang digunakan untuk mengevaluasi fungsi kardiovaskuler dan pernapasan.
Selain itu, ada Motion Analysis Berbasis AI - teknik analisis gerakan yang digunakan untuk memahami pola gerakan manusia. Dengan menggunakan teknologi seperti sensor, kamera, dan software khusus. Motion analysis dapat merekam, menganalisis, dan menginterpretasikan data gerakan.
Hasil analisis ini dapat diaplikasikan dalam keilmuaan kedokteran olahraga untuk memastikan gerakan sudah tepat dan optimal. Dengan memahami pola gerakan yang tepat, motion analysis dapat membantu meningkatkan kinerja, mengurangi risiko cedera, dan meningkatkan keselamatan.
Fasilitas lain, Cryotherapy dan ESWT (Extracorporeal Shock Wave Therapy) - terapi yang memanfaatkan suhu rendah dan gelombang kejut untuk meredakan nyeri, mempercepat pemulihan otot dan sendi, serta mendukung regenerasi jaringan dengan lebih optimal.
Juga, Stem Cells Treatment - terapi regeneratif yang memanfaatkan sel punca untuk memperbaiki jaringan yang rusak akibat cedera atau degenerasi. Pendekatan ini digunakan dalam perawatan cedera olahraga, osteoartritis, serta pemulihan otot dan sendi agar pasien dapat kembali beraktivitas dengan optimal.
“Bagi saya, kepercayaan terhadap siapa yang menangani operasi itu sangat penting, mulai dari cara dokter menjelaskan hingga program pemulihannya yang harus jelas dan meyakinkan,” ungkap Andakara Prastawa Dhyaksa, pasien dari tim basket Pelita Jaya Jakarta.
Bersama Andakara, Rifda Irfanaluthfi, pesenam pertama Indonesia yang berlaga di Olimpiade, dan Zidane Alqan Maharin, atlet Warriors Basketball, juga membagikan pengalaman bagaimana layanan medis dan rehabilitasi olahraga di RS Siloam Mampang, membantu mereka dalam pemulihan cedera, mengembalikan performa optimal di lapangan.
Secara khusus, Rifda Irfanaluthfi juga menyampaikan bahwa Siloam Sports Medicine & Performance Center berhasil mencegah cedera berulang sehingga dapat terus berlaga mewakili Indonesia.
“Dengan kombinasi teknologi terkini dan pendekatan medis berbasis bukti, kami tidak hanya membantu pasien pulih dari cedera tetapi juga mengoptimalkan performa mereka agar lebih tangguh dan siap menghadapi tantangan olahraga,” kata Prof. DR. dr. Andri Marulia Tua Lubis, Sp.OT(K), dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi, konsultan sports injury and arthroscopy.
Lebih lanjut, dr. L. Grace Tumbelaka, Sp.KO, Subsp.ALK (K), dokter spesialis kedokteran olahraga, sub-spesialis asuhan pelatihan dan kompetis, menambahkan bahwa cedera bukanlah akhir dari segalanya bila ditangani dengan tepat.
RS Siloam Mampang akan terus melanjutkan investasi-investasi baik untuk melengkapi fasilitas dan teknologi seperti penyediaan layanan motion analysis berbasis Artificial Intelligence, juga memperluas cakupan layanan dengan menghadirkan dokter-dokter spesialis, sub spesialis, dan konsultan yang kompeten. (*)