BDIA dan Digital Realty Bentuk Usaha Patungan Pengoperasian Data Center

null
Jajaran manajemen Bersama Digital Infrastructure Asia dan Digital Realty. (Foto: BDIA)

Bersama Digital Infrastructure Asia (BDIA), platform infrastruktur digital dan Digital Realty penyedia solusi data center, kolokasi, serta interkoneksi berbasis cloud mengumumkan pembentukan perusahaan joint venture bernama Digital Realty Bersama. Kemitraan strategis ini dimiliki secara seimbang (50:50) untuk mengembangkan dan mengoperasikan data center di seluruh Indonesia.

BDIA akan memberikan kontribusi platform data center carrier-neutral yang berbasis di Jakarta, yaitu Bersama Digital Data Centres (BDDC), ke dalam perusahaan gabungan tersebut. Adapun pemegang saham mayoritas BDDC termasuk Provident Capital Partners, Saratoga Investama Sedaya, konsorsium yang dipimpin oleh Macquarie Asset Management, dan Distro Hub.

BDDC dipimpin oleh tim manajemen yang berpengalaman, termasuk Chief Executive Officer Angelo Syailendra, dan Chairman Setyanto Hantoro, di mana keduanya kemudian akan memimpin Digital Realty Bersama. Sementara Krishna Worotikan, mantan Country Chief Financial Officer Microsoft Indonesia, bergabung sebagai Chief Financial Officer.

"Peluncuran Digital Reality Bersama menandai babak baru dalam evolusi digital di Indonesia. Kami berharap dapat menjalin kerja sama yang kuat antara Digital Realty dan BDIA untuk membangun infrastruktur penting yang menopang ekonomi digital Indonesia yang sedang berkembang,” kata Setyanto Hantoro, Wakil Presiden Komisaris Digital Realty Bersama, Kamis (20/3/2025).

Indonesia merupakan pasar yang tengah bersiap menghadapi pertumbuhan digital yang signifikan, yang didorong oleh lonjakan konsumsi data dan kebutuhan akan infrastruktur yang andal. Menurut Structure Research, pasar kolokasi di Jakarta sendiri akan menghasilkan 499 juta dolar Amerika Serikat pada tahun 2025, dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) lima tahun sebesar 11% dan diperkirakan akan menyerap sekitar 54,6 Megawatt (MW).

Peluncuran Digital Realty Bersama menandai perluasan Platform Digital, platform data center global Digital Realty yang terdiri dari 300+ fasilitas di lebih dari 50+ kota di 25+ negara dan enam benua, ke dalam pasar yang dinamis ini, yang secara langsung mendukung akselerasi dan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, dengan populasi yang didominasi oleh kaum muda dan melek digital.

Digital Realty Bersama memiliki dan mengoperasikan kampus terkoneksi yang mencakup data center canggih yang baru saja diluncurkan (CGK 11) dan berlokasi strategis di Jakarta Pusat, ditambah pula dengan data center lain (CGK 10) di kawasan Jakarta Barat.

Diluncurkan di awal dengan kapasitas TI 5 megawatt (MW), CGK 11 diharapkan mampu untuk mendukung/memasok hingga 32 MW melalui tahapan perluasan selanjutnya.

Saat ini, CGK11 menawarkan kepada para pelanggan sebuah pusat konektivitas di jantung kota Jakarta, dengan akses langsung ke berbagai jaringan, termasuk koneksi langsung ke Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Konektivitas ini akan dilengkapi dengan ServiceFabric, platform layanan Digital Realty, yang memungkinkan pelanggan untuk mengelola alur kerja yang kompleks secara terpusat.

“Joint venture ini menggabungkan keahlian dan kapasitas data center global Digital Realty dengan pengetahuan pasar lokal serta konektivitas solid dari BDDC, sehingga mampu menciptakan proposisi nilai yang unik untuk para pelanggan kami. Kami antusias untuk berkolaborasi dengan mitra-mitra kami dengan memberikan nilai yang tak tertandingi bagi pasar yang dinamis ini,” ujar Serene Nah, Managing Director and Head of Asia Pacific Digital Realty. (*)

# Tag