Gaspoll! OJK, BSI (BRIS), dan Baznas Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Bali

null
Foto : OJK Bali.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bali dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Cabang Denpasar menggeber edukasi keuangan syariah di Denpasar, Bali, pada Selasa pekan ini.Kegiatan edukasi yang serangkai dengan program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) ini bertujuan untuk meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan syariah di Pulau Dewata.

“Salah satu sifat baik yang harus kita miliki adalah fathonah yang berarti cerdas, sehingga melalui edukasi keuangan syariah diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat agar lebih cerdas dalam mengelola keuangan dan memilih produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhannya,” kata Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti Puji Rahayu di Denpasar, Bali.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2024, indeks literasi dan inklusi keuangan syariah masing-masing sebesar 39,11% dan 12,88%, masih jauh lebih rendah daripada indeks literasi dan inklusi keuangan konvensional yang masing-masing mencapai 65,08% dan 73,55%.

Ketua Baznas Provinsi Bali, Yunus Naim, mengapresiasi pelaksanaan edukasi keuangan syariah untuk tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku UMKM di Provinsi Bali. “Kegiatan edukasi ini merupakan awal kerja sama dan koordinasi yang baik antara Baznas, OJK dan PT BSI, sehingga diharapkan melalui edukasi keuangan syariah ini masyarakat dan pelaku UMKM dapat lebih optimal dalam mengelola keuangannya secara tepat dan efisien baik dalam berinvestasi maupun dalam menjalankan kegiatan usaha,” ujar Yunus.

Sinergi OJK dengan industri jasa keuangan dan stakeholders daerah ini diharapkan dapat mendukung ekosistem industri jasa keuangan yang inklusif, inovatif dan berkelanjutan serta meningkatkan inklusi dan literasi masyarakat yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan industri yang lebih sehat. (*)

# Tag