Indosat (ISAT)Tingkatkan Kapasitas Jaringan di 30 Titik Keramaian Bali Nusra

null
(kiri-kanan) Ketut Adi Mariana, Officer Public Relations Indosat untuk Kawasan Bali Nusra, Julandi George Fransiskus (SVP Head of Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison) dan I Gusti Ngurah Made Susilayasa (VP Head of Regional Technology Bali Nusa Indosat) di di Denpasar, Bali, pada Rabu (19/3/2025). (Foto : Silawati/SWA).

PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison meningkatkan kapasitas jaringan di 178 site di Bali Nusra untuk mengantisipasi lonjakan trafik data yang meningkat hingga 14,2% selama Ramadan dan meningkat hingga 21% pada hari raya Idulfitri.Langkah ini dilakukan guna memastikan konektivitas yang stabil bagi pelanggan, terutama di wilayah-wilayah ramai dan titik-titik strategis selama periode liburan dan mudik.

Untuk memastikan konektivitas tetap optimal, Indosat menambah kapasitas di 30 titik keramaian di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, termasuk Kuta Mandalika, Gili Trawangan, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Terminal Mengwi dan Ubung, Beachwalk, Canggu, Kintamani, Ubud, Legian Double Six, hingga Uluwatu.

"Peningkatan kapasitas jaringan ini merupakan bagian dari komitmen Indosat dalam menghadirkan layanan Unparalleled Network Service Guaranteed," ujar Julandi George Fransiskus, SVP Head of Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison dalam acara Media Update dan Bukber Indosat di Denpasar, Bali, pada Rabu (19/3/2025).

Indosat memproyeksikan lonjakan trafik data di Bali akan meningkat selama Ramadan, terutama di hari-hari menjelang Idulfitri. Peningkatan trafik tertinggi diprediksi terjadi di Lombok Tengah, Lombok Timur, Badung, Kota Denpasar, dan Kota Mataram.

“Kami telah mempersiapkan diri dengan meningkatkan kapasitas di 178 site dari total 2.700 site yang di-upgrade. Selain itu, kami juga menambahkan 6 site baru dan memperluas kapasitas link untuk memastikan kenyamanan pelanggan,” ujar Julandi. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Indosat juga telah menempatkan Mobile Base Transceiver Station (MBTS) di lokasi-lokasi strategis, seperti Pantai Pandawa, Cemagi, Canggu, dan Besakih.

“MBTS ini akan membantu memastikan konektivitas tetap stabil di area-area yang ramai dikunjungi selama liburan,” tambah Julandi. Pada kesempatan ini, VP Head of Regional Technology Bali Nusa Indosat, I Gusti Ngurah Made Susilayasa, menyebutkan Indosat juga telah memanfaatkan teknologi cognitive network optimization berbasis artificial intelligence (AI) untuk memastikan distribusi daya di setiap site berjalan optimal. “Dengan teknologi ini, kami dapat secara otomatis menyesuaikan kapasitas jaringan sesuai kebutuhan, tanpa harus melakukan penyesuaian manual," ucap Susilayasa.

Indosat menyiagakan command center 24 jam di Bali untuk memantau performa jaringan secara real-time. “Tim lapangan kami juga siap siaga untuk merespons dengan cepat jika terjadi gangguan,” tambahnya. Harga saham ISAT pada perdagangan 20 Maret 2025 turun 4,08% atau menjadi Rp1.410 dari perdagangan sebelumnya. (*)

# Tag