Tingkatkan Kapasitas Produksi, Pupuk Indonesia Berencana Menggelontorkan Investasi Rp116 Triliun

Tingkatkan Kapasitas Produksi, Pupuk Indonesia Berencana Menggelontorkan Investasi Rp116 Triliun

PT Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen mendukung program prioritas pemerintah dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mencapai swasembada pangan. Khususnya mega proyek pembangunan Kawasan Industri Pupuk Fakfak di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

“Pupuk Indonesia akan melakukan investasi Rp116 triliun untuk mengembangkan kapasitas produksinya. Sebagian dari dana investasi itu akan kami gunakan untuk membuka kawasan industri pupuk baru, yaitu mega proyek kami di Fakfak, Papua Barat dan akan menambah kapasitas produksi kami,” tutur Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (21/3/2025).

Menurut Rahmad, pencapaian swasembada pangan suatu negara berkaitan erat dengan kondisi industri pupuk di negara tersebut. Indonesia, kata dia, merupakan salah satu contoh nyata sebuah negara yang pernah mencapai swasembada pangan karena fokus mengembangkan industri pupuknya. Sebab pupuk berkontribusi sekitar 62% terhadap produktivitas pertanian.

Pupuk Indonesia telah melakukan digitalisasi kios melalui i-Pubers yang memudahkan penebusan dengan KTP, serta pengawasan secara real-time melalui command center untuk penyaluran tepat sasaran.

"Kami sudah mengimplementasikan digitalisasi di seluruh kios yang mencapai 27 ribu lebih, dengan digitalisasi kami sudah bisa melihat setiap butir pupuk yang dimuat di kapal. Itu kita bisa lihat datanya, bisa kita lihat visualnya, kapalnya bergerak ada GPS-nya, kemudian masuk ke gudang-gudangnya ada CCTV-nya, dibawa oleh truk-truknya, ada GPS sampai ke kios,” pungkas Rahmad. (*)

# Tag