Kisah Asep Ruswandi Membesarkan Bisnis Pakaian Anabul

foto: Shopee
Foto: Shopee

Generasi muda Indonesia semakin menunjukkan potensinya dalam menciptakan bisnis inovatif yang berdaya saing tinggi. Dengan memanfaatkan ekosistem digital, mereka mampu mengembangkan produk lokal yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga bersaing di pasar global.

Dalam rangkaian kisah pelaku usaha lokal Sukses Berkarya Sebelum 30, kali ini kisah datang dari Bukipet, UMKM asal Garut yang memproduksi berbagai varian pakaian kucing.

Berkat kombinasi riset pasar yang kuat, inovasi produk, dan pemanfaatan ekosistem digital Shopee, Bukipet kini menjadi brand lokal terdepan di kategori pakaian hewan peliharaan.

Asep Ruswandi, pemilik Bukipet, melihat peluang besar untuk menghadirkan produk lokal berkualitas yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan pemilik hewan peliharaan.

"Saat itu, pilihan pakaian kucing di pasar masih didominasi produk impor, sementara alternatif produk lokal sangat terbatas. Untuk itu, Bukipet resmi saya dirikan pada tahun 2020 dengan meluncurkan produk lokal pakaian kucing berkualitas yang estetik, nyaman, dan fungsional untuk berbagai kebutuhan," ungkap Asep dalam keterangan tertulis, Selasa (25/3/2025).

Merintis Sejak di Bangku Kuliah

Sejak menempuh pendidikan di Jurusan Kewirausahaan Universitas Garut, Asep telah memiliki visi untuk menjadi pengusaha. Di semester dua, pria kelahiran 1999 ini mulai melakukan riset pasar dan berjualan di platform e-commerce.

Dari analisis kata kunci iklan dan tren pencarian di internet, ia menemukan bahwa pakaian hewan peliharaan, khususnya kucing, memiliki permintaan tinggi dengan jumlah pemain yang masih terbatas.

Seiring meningkatnya permintaan, koleksi pakaian Bukipet semakin beragam, mulai dari baju tanpa lengan, gaun, hingga hoodie khusus kucing. Selain desain estetik, Bukipet juga menghadirkan pakaian fungsional, seperti baju pasca-operasi yang dirancang khusus untuk kucing dalam masa pemulihan.

Untuk menjaga keberlanjutan inovasi, Bukipet secara konsisten meluncurkan empat hingga lima produk baru setiap bulan, menyesuaikan tren dan kebutuhan pemilik hewan peliharaan.

"Saya memulai semuanya sendiri, dari merancang hingga menjahit. Setiap produk yang dibuat adalah hasil dari trial and error yang panjang. Namun, saya percaya bahwa dengan konsistensi dan riset yang tepat, bisnis ini bisa berkembang," ujar Asep.

"Kini, saya bersyukur bisa membangun tim yang solid dan membuka lapangan pekerjaan bagi 30 karyawan, yang mengelola berbagai aspek produksi, mulai dari desain, penjahitan, quality control, hingga pemasaran. Bagi saya, kesuksesan Bukipet bukan hanya milik diri sendiri, tetapi juga seluruh tim yang bekerja keras di baliknya," Asep tambahkan.

Optimalkan Peluang di Ekosistem Marketplace

Cermat memanfaatkan berbagai peluang di ekosistem Shopee, Bukipet berkembang pesat dalam empat tahun terakhir hingga menjadi penjual nomor satu di kategori pakaian hewan peliharaan.

Perubahan pola belanja konsumen yang semakin berorientasi pada pengalaman interaktif mendorong Asep untuk mengoptimalkan fitur seperti Shopee Live dan Shopee Video sebagai kanal utama peningkatan penjualan.

Setiap hari, Bukipet mengadakan tiga sesi live streaming, yaitu pagi, sore, dan malam, guna membangun interaksi lebih dekat dengan pelanggan. "Lewat Shopee Live, saya melihat kanal ini menjadi wadah edukasi bagi pemilik hewan peliharaan dalam memilih produk yang tepat untuk anabul mereka," kata Asep.

Selain itu, Bukipet juga berkolaborasi dengan kreator konten melalui program Affiliate Marketing Solution, yang membantu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan konversi penjualan secara signifikan.

Dengan pertumbuhan pesat di Indonesia, Bukipet kini merambah pasar internasional. Melalui Program Ekspor Shopee, produk lokal Bukipet telah memasuki beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.

"Ekosistem Shopee sangat berperan dalam pertumbuhan Bukipet sejak awal berdiri hingga sekarang, terutama dalam memahami tren pasar dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Beragam fitur interaktif, seperti Shopee Live dan Affiliate Marketing Solutions, membantu kami meningkatkan interaksi dengan pembeli sekaligus mendorong penjualan. Rangkaian kampanye belanja dan program khusus, seperti Shopee Pilih Lokal dan Program Ekspor Shopee, turut memberi panggung lebih luas bagi Bukipet," tambah Asep. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag