Hiboo Mengantongi Pendanaan US$1 Juta, Perkuat Posisinya di Pasar Skincare Bayi

nullJuan Adiputra Kartawidjaja, Founder & CEO Hiboo. (Foto: Hiboo)

Hiboo, merek perawatan kulit bayi, berhasil mengamankan pendanaan sebesar US$1 juta (setara Rp15,5 miliar) dalam putaran pendanaan ekuitas. Pendanaan ini dipimpin oleh Trihill Capital, Kopital Ventures, dan Mulia Sky Capital, yang menandai pencapaian signifikan dalam perjalanan perusahaan untuk menjadi pemimpin pasar di industri perawatan bayi di Indonesia.

Didirikan dengan misi untuk menyediakan produk perawatan kulit berkualitas untuk bayi, Hiboo dengan cepat mendapatkan perhatian di pasar, terutama di sektor e-commerce. Baru-baru ini, Hiboo juga telah berhasil memenangkan Brand Choice Award tahun 2024 untuk kategori baby balm. Beberapa produk unggulan Hiboo, seperti Hiboo All Purpose Baby Balm dan Mochi Skin Serum, telah diterima dengan baik oleh orang tua yang mencari solusi aman, efektif, dan lembut untuk perawatan kulit anak-anak mereka.

Juan Adiputra Kartawidjaja, Founder & CEO Hiboo, menjelasakan pendanaan ini merupakan bentuk apresiasi besar atas konsistensi, kerja keras dan dedikasi tim yang dia pimpin. Pendanaan ini akan memungkinkan Hiboo yang didirikan tahun 2023 untuk mendukung skalabilitas bisnis sekaligus tetap berfokus pada misi menyediakan solusi perawatan kulit terbaik bagi bayi. “Kami antusias untuk fase selanjutnya dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para investor," tutur Juan pada keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (27/3/2025) .

Suntikan pendanaan ini akan dimanfaatkan untuk mempercepat pengembangan bisnis Hiboo. Sebagian besar dana akan difokuskan untuk memperkuat kehadiran merek melalui kampanye pemasaran yang lebih terarah, memperkuat identitas merek, serta membangun kepercayaan di mata konsumen. Selain itu, dana ini akan dimanfaatkan untuk merekrut talenta-talenta berkualitas yang dapat mendukung akselerasi pertumbuhan dan inovasi. Selebihnya, dana ini juga akan dialokasikan untuk pengembangan produk, riset pasar yang mendalam, serta penguatan operasional bisnis.

Kesadaran masyarakat terhadap kualitas produk meningkat dengan pesat. Hal ini didukung oleh perkembangan media sosial dan digital marketing. Brand nasional memiliki posisi yang strategis karena dapat merespon secara lebih cepat terhadap aspirasi masyarakat Indonesia. Terlebih lagi, perkembangan yang cepat di sisi jaringan ritel juga mendukung pertumbuhan pasar ini.

“Di landscape pasar yang dinamis ini, Hiboo Baby muncul sebagai pendatang baru yang mampu mendapatkan kepercayaan pasar dengan cepat melalui produk-produk inovatifnya, seperti Baby Balm, Zzz Baby Cream, dan Mochi Skin Serum,” ungkap Valerianus Ian Sulaiman, VP of Investments di Trihill Capital.

Trihill Capital melihat potensi besar dalam pertumbuhan Hiboo Baby, terutama dengan dukungan pendanaan yang tepat. Keyakinan ini diperkuat oleh rekam jejak pendiri Hiboo Baby yang terbukti mampu mengeksekusi strategi distribusi dengan efektif. Oleh karena itu, Trihill Capital senang mengumumkan investasinya di Hiboo Baby.

Trihill Capital optimistis terhadap masa depan industri babycare di Indonesia, didorong oleh struktur demografi, tren adopsi internet, tren meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas produk, dan inovasi produk, Trihill percaya bahwa industri babycare memiliki potensi yang sangat besar.

Pasar skincare bayi Indonesia diperkirakan akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 5,27%, dari US$1,925 miliar pada 2025 menjadi US$2,490 miliar pada 2030. Hiboo berada pada posisi yang tepat untuk memanfaatkan pertumbuhan ini, dengan kehadiran yang kuat di pasar dan komitmen terhadap keunggulan.

“Melalui komitmen kami untuk terus berkembang, Hiboo bertekad untuk menjadi pemimpin pasar dalam skincare bayi dan kids supplements di Indonesia pada 2025. Kami akan terus memperluas produk yang kami tawarkan dan memperkuat posisi di pasar yang semakin kompetitif, demi memberikan yang terbaik bagi konsumen dan keluarga Indonesia," ucap Juan menutup penjelasannya. (*).

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag