Oreo Space Dunk: Kampanye Eksperiensial yang Menyatukan Rasa, Imajinasi, dan Teknologi
PT Mondelez Indonesia membuat gebrakan baru di industri makanan ringan dengan membawa Oreo, biskuit ikonik yang telah hadir di Indonesia selama tiga dekade, menembus atmosfer bumi.
Melalui kampanye bertajuk Oreo Space Dunk, Oreo resmi menjadi biskuit pertama di dunia yang diluncurkan ke luar angkasa dan disiarkan secara langsung dari Indonesia, sebuah pencapaian yang menggabungkan kreativitas pemasaran, kecanggihan teknologi, dan keberanian mengeksplorasi batas-batas baru dalam brand activation.
Anggya Kumala, Direktur Pemasaran PT Mondelez Indonesia, produsen Oreo, menyampaikan bahwa Oreo tidak hanya menyuguhkan rasa biskuit yang ikonik, tetapi juga membuktikan bahwa inovasi dan keseruan yang dihadirkan juga bisa membawa ke luar angkasa.
“Dalam kampanye ini, Oreo berkolaborasi dengan agensi luar angkasa asal Inggris tenama, Sent Into Space serta mengundang para selebritis dan influencer dari berbagai negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Jepang, Hong Kong dan lainnya untuk turut menyaksikan prosesi peluncurannya di Nimo Highlands, Bandung guna menebarkan keseruan dari Oreo Space Dunk,” jelas Anggya, sebagaimana dikutip Sabtu, 12 April 2025.
Kampanye Oreo Space Dunk ini bukanlah langkah sembarangan. Di balik ide gilanya — meluncurkan biskuit ke luar angkasa bekerja sama dengan Sent Into Space, agensi antariksa asal Inggris — ada keinginan yang lebih dalam: membangkitkan kembali rasa ingin tahu dan daya eksplorasi, terutama pada generasi muda Indonesia.
Maka dihadirkanlah Ann Camaro, space strategist perempuan asal Indonesia sekaligus penggagas gerakan edukatif Antarexxa yang sejak awal didedikasikan untuk menghidupkan minat anak-anak terhadap astronomi dan eksplorasi ruang angkasa.
“Kami percaya, anak-anak Indonesia pantas untuk bermimpi setinggi langit dan kami ingin menjadi bagian dari perjalanan mereka,” ujar Anggya.
Keikutsertaan Ann dalam peluncuran ini bukan hanya menegaskan peran perempuan dalam sains, tapi juga menjadi jembatan inspirasi bagi anak-anak yang selama ini mungkin belum pernah membayangkan bahwa luar angkasa adalah ruang yang bisa mereka dekati.
Sebagai bagian dari kampanye, Oreo memperkenalkan varian edisi terbatas Oreo Spaceburst Cream, biskuit dengan sensasi dingin seolah disantap di tengah vakumnya antariksa.
Tak hanya rasa yang baru, desain embos bertema galaksi seperti teleskop, roket, bintang jatuh hingga helm luar angkasa, memberikan pengalaman yang menggabungkan permainan, cita rasa, dan edukasi dalam satu gigitan.
Bagi Mondelez Indonesia, peluncuran dari Indonesia juga bukan kebetulan semata. Penjualan Oreo di Indonesia adalah yang terbaik di Asia.
Sejak mulai diproduksi di Cikarang pada 1994, Oreo telah menjadi bagian dari keluarga Indonesia. Lebih dari 1.500 karyawan lokal dan jaringan mitra yang kuat menjadi fondasi kuat bagi pencapaian ini.
Lucas Levy, Direktur Pemasaran Regional Mondelez Asia Tenggara, mengungkapkan bahwa kampanye ini juga dimaksudkan untuk menciptakan pengalaman yang tak biasa bagi para pecinta Oreo.
“Kami ingin menghadirkan cara baru dalam menikmati Oreo. Melalui Oreo Space Dunk, kami ingin menegaskan komitmen kami untuk terus membangkitkan rasa ingin tahu, mempererat kebersamaan, dan menciptakan momen istimewa,” ujarnya.
Bukan hanya itu, kampanye ini juga menjelma menjadi sebuah permainan imajinasi digital melalui Virtual Dunk ke Bima Sakti, di mana anak-anak bisa mencelupkan Oreo secara virtual ke luar angkasa, mengumpulkan poin, hingga memenangkan hadiah berupa perjalanan bertema luar angkasa ke Jepang. Sebuah ide yang membuat anak-anak tak sekadar mengonsumsi biskuit, tetapi juga membangun pengalaman, berimajinasi, dan bermimpi.
Dalam arus kampanye brand yang sering kali terasa keras dan transaksional, Oreo Space Dunk justru menempuh jalur sebaliknya: lembut, imajinatif, dan menyentuh. Ia tidak hanya membicarakan tentang Oreo sebagai produk, tetapi Oreo sebagai pintu menuju rasa ingin tahu, keberanian bermimpi, dan semangat menjelajah.
Karena bisa jadi, di antara embos bintang jatuh di sepotong biskuit itulah, seorang anak Indonesia hari ini menemukan alasannya untuk bercita-cita menjadi ilmuwan luar angkasa esok hari. Dan di situlah Oreo, dalam keheningan orbit tinggi, telah menjalankan misinya: bukan sekadar manis di lidah, tapi meninggalkan kesan dalam imajinasi. (*)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.