Ray White & Loan Market Rayakan Prestasi, Teguhkan Optimisme Pasar Properti 2025

null
Ray White Indonesia mengajak para marketing dan principal untuk tetap fokus dan termotivasi sepanjang tahun 2025, meskipun kondisi pasar menantang dan terus berubah. (Foto: Ray White)

Sorotan lampu, tepuk tangan meriah, dan semangat kolaborasi mewarnai ajang Ray White 28th & Loan Market 6th Annual Awards 2025 yang digelar di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City.

Lebih dari 400 marketing dan principal dari seluruh Indonesia hadir untuk merayakan pencapaian terbaik mereka dalam dunia properti dan keuangan sepanjang tahun 2024.

Dengan tema “A Night under the Stars”, malam penghargaan ini menjadi lebih dari sekadar seremoni. Ia menjelma menjadi ruang inspiratif bagi para pemimpin industri, tamu undangan, dan pelaku lapangan untuk bertukar gagasan, mempererat jaringan, dan menatap masa depan dengan optimisme.

Hadir dalam acara ini sejumlah tokoh penting, di antaranya Country Director Ray White Indonesia, Johann Boyke Nurtanio; CEO Loan Market Indonesia, Sari Dewi; serta Managing Director Ray White Rural & Livestock, Matt White, yang datang langsung mewakili Ray White Group global.

Sebelum malam puncak, diselenggarakan pula Principal Meeting Jakarta pada 10 April 2025 di Chloe’s Bistro and Bar. Dalam forum tersebut, Matt White menyampaikan presentasi berdampak yang memicu semangat dan membuka wawasan baru para prinsipal untuk terus berinovasi dan tanggap terhadap perubahan.

Ray White Kemang Premier menyabet gelar Top Office atas kontribusinya dalam jaringan Ray White Indonesia. Sedangkan gelar Marketing Executive of the Year diraih Anny Malyani dari Ray White Kebayoran Senopati atas pencapaian penjualan yang menonjol.

Dari Loan Market, Silvia Chandra dari Loan Market Harmoni dinobatkan sebagai Top Principal, sementara Ario Adikuntoro meraih gelar Loan Adviser of the Year.

Dalam pidatonya, Johann Boyke Nurtanio mengajak para pelaku industri untuk tetap optimistis di tengah pasar yang dinamis. “Kesuksesan yang kita rayakan malam ini adalah bukti kerja keras, dedikasi, dan semangat setiap individu dalam jaringan Ray White dan Loan Market. Mari kita terus berusaha meraih keunggulan, mengadopsi inovasi, dan terus bergerak maju dengan optimisme yang tak tergoyahkan,” ujar Johann.

Seiring dengan semangat tersebut, pasar properti Indonesia pun menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang kuat. Permintaan terhadap properti residensial dan komersial mengalami kenaikan, terutama di pusat-pusat pertumbuhan seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali.

Stabilitas ekonomi makro turut mendorong pertumbuhan sektor ini, meskipun tekanan global seperti suku bunga tinggi dan ketidakpastian geopolitik masih menjadi tantangan.

Tren serupa juga terlihat di kawasan Asia-Pasifik. Penyesuaian pasar di negara-negara maju memberikan peluang strategis bagi negara berkembang seperti Indonesia untuk menjadi magnet baru bagi investor global. Dalam konteks ini, penting bagi para pelaku industri untuk memanfaatkan momen, menyusun strategi yang adaptif, dan membangun daya saing jangka panjang.

Visi ini juga tercermin dalam presentasi Matt White yang menyoroti pentingnya inovasi sebagai fondasi menghadapi tantangan dan perubahan. Penurunan harga properti di beberapa negara justru membuka peluang investasi yang menjanjikan, asalkan pelaku industri mampu membaca dinamika dengan cermat.

Melalui ajang tahunan seperti ini, Ray White dan Loan Market tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga membangun ekosistem yang lebih kuat, tangguh, dan berorientasi masa depan. (*)

# Tag