Rerata Frekuensi Transaksi Harian BEI Melonjak 16%

Ilustrasi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Rabu (9/4/2025). Sebelumnya, BEI menghentikan perdagangan sementara pada Selasa (8/4/2025) usai libur panjang Idulfitri. Foto Nadia K. Putri/SWA
Layar elektronik menunjukkan pergerakan saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia di Jakarta, pada Rabu (9/4/2025). (Foto : Nadia K. Putri/SWA).

Rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8–11 April 2025 naik sebesar 16,16%, menjadi 1,18 juta kali transaksi dari 1,02 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya. "Peningkatan turut terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini, yaitu sebesar 0,71% menjadi 18,90 miliar lembar saham dari 18,77 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya," ujar Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, pada Jumat pekan lalu.

Sementara itu, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan lalu itu turun sebesar 3,82% atau pada level 6.262,226 dari 6.510,620 poin pada pekan sebelumnya. "Kapitalisasi pasar BEI turun 3,88% atau menjadi Rp10.695 triliun dari Rp11.126 triliun pada sepekan sebelumnya itu," tutur Kautsar.

Pada periode itu, rata-rata nilai transaksi harian BEI menyusut sebesar 20,38% menjadi Rp14,81 triliun dari Rp18,60 triliun pada pekan sebelumnya. Investor asing Pada 11 April 2025 mencatatkan nilai jual bersih Rp214,17 miliar dan sepanjang tahun 2025 ini mencatatkan nilai jual bersih Rp35,86 triliun. (*)

# Tag