Marketing di Bawah Sinar Mentari: Vaseline Gluta-Hya SPF 50 Gandeng The White Lotus

null
Kampanye Vaseline Gluta-Hya SPF 50, kolaborasi eksklusif dengan para content creator travel dan beauty, Vaseline membawa edutainment yang terinspirasi dari serial The White Lotus. (Foto: Dok/Vaseline).

Di dunia tempat kecantikan dan hiburan berkelindan, Vaseline memilih jalur yang tidak biasa untuk meluncurkan produk terbarunya, Gluta-Hya SPF 50.

Alih-alih hanya mengandalkan kampanye konvensional, brand perawatan kulit legendaris ini menggandeng serial orisinal HBO, The White Lotus, sebuah drama satir tentang liburan mewah dan rahasia tersembunyi, untuk menciptakan sesuatu yang jauh lebih dari sekadar peluncuran produk. Inilah pertemuan dua dunia: perawatan kulit dan pop culture.

Kerja sama Vaseline dan The White Lotus tak sekadar kolaborasi brand, melainkan perwujudan dari gaya hidup modern yang penuh semangat: traveling, drama, dan self-care, dibalut dalam nuansa matahari tropis.

Untuk menandai kampanye ini, Vaseline meluncurkan rangkaian film pendek yang terinspirasi dari estetika khas The White Lotus. Adegan-adegannya menggambarkan kemewahan, namun juga sisipan kelucuan dan ketegangan, sama seperti serial aslinya.

“Kolaborasi ini membuktikan betapa pop culture, traveling, dan perawatan tubuh bisa berpadu menjadi satu, sambil melibatkan fans kami dengan cara baru dan berbeda,” ujar Purnima Lamba, Global Vice President Vaseline.

Dalam film mini tersebut, Vaseline Gluta-Hya SPF 50 tampil sebagai ‘pemeran utama’. Tak hanya menghidrasi dan mencerahkan kulit, lotion berbentuk serum ini juga menjadi penyelamat dari teriknya sinar UV yang menggoda kulit untuk berubah warna dan kehilangan kelembaban.

Sama seperti karakter-karakter dalam The White Lotus yang tersembunyi di balik lapisan kepribadian, produk ini juga menyimpan kejutan: perlindungan tinggi dalam kemasan ringan dan elegan.

Yang menarik, Thailand bukan hanya lokasi syuting terbaru The White Lotus, namun juga merupakan tempat kelahiran Vaseline Gluta-Hya. Produk ini pertama kali dirilis di Negeri Gajah Putih pada 2021, dikembangkan khusus untuk melawan sengatan panas tropis yang ekstrem. Tak butuh waktu lama, formula inovatif ini kemudian menembus pasar global dan menjelma menjadi favorit para pecinta kecantikan dunia.

Untuk memperluas pengaruhnya, Vaseline juga meluncurkan serangkaian acara pop-up imersif di berbagai negara. Acara-acara ini menghadirkan elemen edutainment yang menyatu antara edukasi produk dan hiburan visual yang memikat, terinspirasi dari The White Lotus, tentu saja. Indonesia menjadi salah satu negara yang turut disambangi, selain India, Filipina, Arab, dan Turki.

“Seiring dengan upaya untuk membangun engagement di Asia Pasifik, kami akan terus berekspansi ke market penting lainnya, memastikan lebih banyak orang dapat menikmati masa depan perlindungan dari sinar matahari dengan cara baru dan menarik,” kata Louis Piereck, Senior Global Brand Director Vaseline.

Kampanye ini menunjukkan bahwa peluncuran produk masa kini bukan sekadar memperkenalkan manfaat, tapi juga membangun cerita. Dan Vaseline, dengan segala warisan dan inovasinya, tahu betul bagaimana cara menyalurkan pesan itu, dengan menyisipkannya dalam liburan, sinar matahari, dan drama yang membuat penasaran.

# Tag