Bezzecchi Raih Poin, Insiden Martín Warnai Balapan Aprilia
Akhir pekan balap di Sirkuit Internasional Lusail menyajikan rollercoaster emosi bagi tim Aprilia Racing. Di satu sisi, Marco Bezzecchi menunjukkan performa solid dengan berhasil mengamankan posisi sembilan dan membawa pulang poin berharga. Namun, di sisi lain, insiden mengerikan yang menimpa Jorge Martín menjadi sorotan utama, meninggalkan kekhawatiran di garasi Aprilia.
Bezzecchi, yang memulai balapan dari posisi ke-13, tampil ngotot sejak lampu hijau padam. Membuktikan kemampuannya dalam mengatasi persaingan sengit di tengah rombongan pembalap, ia secara bertahap memperbaiki posisinya.
Dengan motor yang terasa lebih stabil dibandingkan sesi kualifikasi, Bezzecchi mampu merangsek ke urutan sembilan, sebuah hasil yang patut diapresiasi mengingat ketatnya persaingan di kelas MotoGP.
"Saya telah memberikan seratus persen dalam balapan ini," ujar Bezzecchi setelah balapan seperti dikutip Piaggio Indonesia, Selasa (15/4/2025). Dibanding sesi kualifikasi, Aprilia berhasil membuat sedikit kemajuan. Motor terasa lebih stabil, meski masih jauh dari posisi yang diinginkan
Sayangnya, kegembiraan atas raihan poin Bezzecchi harus tercoreng oleh insiden yang dialami rekan setimnya, Jorge Martín. Pembalap asal Spanyol tersebut mengalami kecelakaan dramatis di tikungan ke-13 saat balapan menyisakan delapan lap. Akibatnya, Martín mengalami trauma pada bagian dada.
Pemeriksaan medis awal di sirkuit mengungkapkan adanya memar pada tulang rusuk di dada kanan yang disertai pneumotoraks, kondisi di mana udara masuk ke rongga antara paru-paru dan dinding dada. Kendati demikian, kabar baiknya, Martín tetap dalam kondisi sadar dan tidak mengalami masalah pada anggota tubuhnya.
Martín segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Hamad untuk menjalani pemeriksaan CT scan yang lebih mendalam. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pembesaran pada pneumotoraks, yang mengharuskan Martín menjalani prosedur pemasangan selang pada saluran pernapasan untuk mengeluarkan udara yang terjebak.
Saat ini, Martín masih harus menjalani observasi intensif di rumah sakit selama beberapa hari hingga kondisi pneumotoraksnya stabil. Pemeriksaan lanjutan juga mengidentifikasi adanya enam tulang iga bagian belakang kanan yang patah.
Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing, mengungkapkan bahwa performa tim secara keseluruhan tidak sesuai dengan harapan. "Kami akan terus bekerja sama dengan Marco untuk menjadi lebih unggul di tahap awal balapan dan mencetak time attack. Namun, saat ini, performa bukanlah prioritas, karena kami fokus memberikan dukungan untuk Jorge di masa sulit ini. Kami akan selalu ada untuknya," tegas Rivola, menunjukkan solidaritas tim di tengah musibah yang menimpa salah satu pembalap andalannya.
Balapan di Qatar meninggalkan catatan yang beragam bagi Aprilia Racing. Sementara poin yang diamankan Marco Bezzecchi menjadi suntikan semangat dan bukti adanya potensi peningkatan, kecelakaan yang dialami Jorge Martín menjadi pengingat akan kerasnya persaingan dan risiko yang selalu mengintai di dunia balap motor. Kini, fokus tim tertuju pada pemulihan Martín, sambil terus bekerja keras untuk meningkatkan performa di seri balapan berikutnya. (*)