Masuk ke Segmen Kendaraan Bekas, BRI Finance Targetkan Kontribusi 8%
Seiring dengan mobilitas yang semakin tinggi, kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi pun terus meningkat. Di sisi lain, harga mobil baru yang terus naik membuat banyak konsumen beralih ke mobil bekas sebagai pilihan yang lebih rasional.
Selain lebih terjangkau, mobil bekas menawarkan nilai depresiasi yang lebih rendah dan ragam model yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup. Oleh karenanya, segmen ini kian diminati oleh generasi muda, keluarga baru, hingga para profesional yang menginginkan kendaraan tanpa membebani keuangan.
Menangkap peluang tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) meluncurkan program pembiayaan MobKas (Mobil Bekas) dengan suku bunga ringan mulai dari 0,66% per bulan. Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil bekas berkualitas melalui proses yang cepat, aman, dan transparan.
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, mengungkapkan, melalui program MobKas, Perusahaan ingin memberikan akses pembiayaan yang ringan dan proses yang efisien bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil bekas. Kendaraan pribadi kini bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas harian. “BRI Finance hadir untuk menjawab kebutuhan ini dengan solusi yang terjangkau dan terpercaya,” kata Wahyudi pada keterangannya yang ditulis pada Jumat (18/4/2025).
Pada 2024, BRI Finance mencatat pergeseran portofolio strategis, dengan porsi pembiayaan konsumer mencapai 60% dari total pembiayaan. Pada tahun ini, BRI Finance, melalui program MobKas, menargetkan kontribusi dari segmen mobil bekas bisa menembus angka 8% dari total portofolio pembiayaan.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat posisinya di sektor pembiayaan otomotif, khususnya pada segmen kendaraan bekas yang terus tumbuh.
"Harga mobil bekas yang kompetitif, ditambah kemudahan pembiayaan, menjadi kombinasi yang semakin diminati oleh konsumen. Peralihan portofolio ini merupakan bagian dari transformasi bisnis kami untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan konsumer yang berkelanjutan,” tambah Wahyudi.
Sebagai bagian dari BRI Group, BRI Finance juga mendapat dukungan penuh dalam membangun ekosistem pembiayaan yang solid dan terintegrasi. Sinergi ini memungkinkan BRI Finance untuk menjangkau lebih banyak nasabah melalui jaringan luas BRI di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing dan kepercayaan pasar.
Dukungan tersebut tidak hanya memperkuat struktur pembiayaan, tetapi juga mempercepat pengembangan produk-produk inovatif seperti MobKas, yang menjadi solusi nyata dalam menyediakan akses keuangan yang inklusif dan sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia.
“Ditambah dengan sinergi dalam ekosistem BRI Group, kami optimistis mobil bekas dapat menjadi aset bernilai yang mendukung mobilitas dan produktivitas masyarakat, serta tujuan finansial mereka,” ucapnya. (*)