Peruri Resmikan Rumah Layak Huni di Kabupaten Karawang

Peresmian Rumah Layak Huni di Karawang. (Foto: Peruri)
Peresmian Rumah Layak Huni di Karawang. (Foto: Peruri)

Bagi sebagian orang, rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga simbol harapan dan awal dari kehidupan yang lebih baik.

Inilah semangat yang mendorong Peruri, perusahaan yang selama ini dikenal dalam bidang sekuriti dan percetakan, untuk melangkah lebih jauh lewat Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Pada 2025 ini, Peruri merealisasikan salah satu komitmennya melalui pembangunan rumah layak huni di Dusun III Gempol Girang, Desa Sukamakmur, Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.

Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga Iwan, salah satu warga yang sebelumnya tinggal dalam kondisi rumah yang tidak layak. Kini, lewat kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat, sebuah rumah yang aman dan nyaman berdiri kokoh, menjadi simbol dari keberpihakan korporasi terhadap kesejahteraan komunitas di sekitarnya.

“Bantuan pembangunan Rumah Layak Huni ini merupakan wujud nyata komitmen Peruri dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Kami bisa turut menghadirkan kebahagiaan, harapan, dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat. Semoga rumah ini menjadi tempat bertumbuhnya kebersamaan, semangat baru, dan masa depan yang lebih baik bagi Bapak Iwan sekeluarga,” ujar Dawam H., Penanggung Jawab Strategic Corporate Branding & TJSL Peruri, dalam keterangan tertulis, Jumat (18/4/2025).

Bagi Iwan, rumah baru ini bukan hanya perbaikan fisik, melainkan juga pengakuan dan perhatian yang menguatkan moral serta harapan keluarganya.

“Bantuan ini bukan sekadar renovasi rumah, tapi juga harapan baru bagi kami sekeluarga. Dulu rumah kami sering bocor saat hujan, tapi sekarang alhamdulillah sudah jauh lebih layak dan nyaman. Kami sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian PERURI. Insya Allah, rumah ini akan kami jaga dan rawat sebaik mungkin sebagai bentuk rasa terima kasih kami,” tutur Iwan dengan penuh syukur.

Program rumah layak huni ini sejalan dengan komitmen global dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) poin pertama, yakni mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam realitasnya, masih banyak warga di berbagai daerah yang tinggal di rumah seadanya, jauh dari standar kelayakan dan kenyamanan.

Dawam juga menekankan bahwa hunian yang layak merupakan prasyarat penting untuk membangun masyarakat yang sehat dan produktif. “Dengan adanya rumah yang aman dan nyaman, diharapkan dapat menjadi sumber kehidupan untuk mendidik dan menumbuhkembangkan kepribadian positif pada anak di rumah,” pungkasnya. (*)

# Tag