Coinfest Asia, Gelaran Kripto dan Blockchain Internasional Targetkan Peserta 10 Ribu Orang

null
Suasana Coinfest Asia di 2024. (Foto : Dok).

Coinfest Asia 2025, festival teknologi blockchain dan kripto bertaraf internasional akan kembali digelar di Nuanu Creative City, Bali, pada 21-22 Agustus 2025 .Ini akan menjadi tahun kedua berturut-turut kawasan kreatif tersebut dipilih sebagai tuan rumah.

“Kembali digelarnya Coinfest di Nuanu menjadi bukti bahwa Bali, khususnya Nuanu, memiliki daya tarik global yang kuat dalam bidang inovasi dan teknologi,” ujar Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City, dalam keterangan tertulis pada Minggu (20/4/2025).

Keputusan untuk kembali ke Nuanu merupakan pertama kalinya dalam sejarah Coinfest Asia. Lokasi ini, menurut Kroll, berhasil menghadirkan pengalaman yang sesuai dengan semangat dan tema besar festival, yakni penggabungan antara teknologi, budaya, komunitas, dan keberlanjutan. Pada penyelenggaraan tahun lalu, Coinfest Asia menghadirkan lebih dari 6.000 peserta dari berbagai negara.

Tahun ini, panitia menargetkan peserta sebanyak 10.000 peserta dari 90 negara.Coinfest Asia dikenal sebagai festival interaktif yang menyatukan pelaku industri Web3, investor, kreator konten digital, dan komunitas pengembang dari seluruh dunia. Edisi Coinfest Asia tahun ini mengangkat tema Full Moon, yang melambangkan kebangkitan dan momentum baru dalam dunia Web3 pasca-halving Bitcoin dan dimulainya tren bullish global.

Full Moon menandai titik balik dalam pergerakan dunia kripto dan Web3. Tahun ini, kami ingin menciptakan ruang yang lebih terbuka dan inklusif agar publik bisa terlibat langsung dengan teknologi ini,” kata Joditha, Direktur Acara dari Indonesia Crypto Network (ICN).

Nuanu, menurut Joditha, memiliki karakteristik yang unik dan mendukung pengalaman Coinfest secara keseluruhan. Lokasinya yang berpadu dengan alam, serta infrastruktur yang mendukung konektivitas dan kreativitas, menjadikannya sebagai pilihan ideal.

Sejumlah tokoh penting dan pelaku utama industri Web3 dunia akan hadir sebagai pembicara, antara lain, Alex Svanevik, CEO Nansen;Yat Siu, Co-Founder & Executive Chairman Animoca Brands;Amanda Cassatt, CEO SerotoninSaad Ahmed, Head of Asia Pacific Gemini; Wei Zhou, CEO Coins.ph;Eowyn Chen, CEO Trust Wallet;dan tokoh-tokoh penting lainnya dari Asia Pasifik dan dunia.

"Mereka akan membagikan wawasan seputar masa depan kripto, regulasi global, teknologi blockchain, hingga inovasi Web3 yang sedang berkembang," tambah Jodhita.

Sejalan dengan target Pemerintah Provinsi Bali untuk menarik 17 juta wisatawan pada 2025, acara berskala internasional seperti Coinfest ini dinilai berperan penting dalam memperluas daya tarik Pulau Dewata. Coinfest Asia diharapkan berkontribusi dalam mendukung transformasi Bali sebagai destinasi wisata berbasis inovasi dan kreativitas.

“Kami percaya bahwa kolaborasi antara inovasi teknologi dan budaya lokal bisa menciptakan dampak jangka panjang. Coinfest Asia 2025 menjadi salah satu wujud nyata transformasi itu,” pungkas Kroll. (*)

# Tag