Sinergi Siemens-UMM, Strategi Perkuat Link and Match Pendidikan dan Industri

null
(ketiga dari kiri) Presiden Direktur dan CEO Siemens Indonesia pada penandatanganan nota kesepahaman dan hibah teknologi berupa sistem manajemen motor yang diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Malang di Malang, Jawa Timur, pada Kamis, (17/4/2025). (Foto : Siemens Indonesia).

PT Siemens Indonesia dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menandatangani nota kesepahaman (momerandum of understansding/MoU) dan hibah teknologi berupa sistem manajemen motor di kampus UMM, Malang, Jawa Timur, pada Kamis (17/4/2025).

Hibah teknologi senilai Rp70 juta ini meliputi sistem manajemen motor termutakhir dari Siemens, yaitu Simocode Pro-V Profinet Reversing Starter, yang akan digunakan di Laboratorium Otomasi Industri dan Elektronika Daya milik UMM.

Prakarsa ini merupakan bagian dari komitmen Siemens menggulirkan prinsip berkelanjutan untuk menjembatani kesenjangan antara pembelajaran akademis dan persyaratan industri di sektor-sektor utama di Indonesia. Dengan kata lain, memperkuat link and match industri dengan pendidikan.

Langkah ini juga bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan teknik praktis yang penting. Akses teknologi berstandar industri mempersiapkan para mahasiswa UMM untuk menyiapkan keterampilannya di sektor industri.

Selama lebih dari 30 tahun, Siemens Simocode Pro-V Profinet Reversing Starter menjadi produk unggulan untuk mengelola motor bertegangan rendah, menyediakan fungsi perlindungan, pemantauan, dan kontrol yang luas untuk berbagai aplikasi industri.

Produk ini juga sangat efektif dalam industri seperti kertas, semen, logam, dan pengelolaan air serta area berperingkat Atex, seperti kimia, minyak, pemrosesan bahan baku, dan pembangkit listrik

“Kami mempersembahkan demo produk Simocode Pro kepada UMM. Sistem manajemen motor canggih dari Siemens ini meningkatkan efisiensi, keandalan, dan keselamatan dalam berbagai aplikasi industri," ujar Surya Fitri, Presiden Direktur dan CEO Siemens Indonesia, pada siaran pers yang dikutip swa.co.id pada Minggu (20/4/2025).

"Demo produk ini akan mendukung pendidikan mahasiswa, memungkinkan mereka bereksperimen dengan solusi kontrol motor yang canggih dan memahami aplikasi praktisnya," tambah Surya, yang merupakan CEO Siemens Indonesia lokal pertama.

Peralatan tersebut akan digunakan dalam program pelatihan untuk mengajarkan keterampilan penting seperti pemasangan kabel, pengendalian, dan pengoperasian sistem motor. Pelatihan langsung ini akan memberi mahasiswa UMM keunggulan dalam industri yang menggunakan produk Siemens, meningkatkan kemampuan kerja dan keahlian teknis mereka.

"Komponen-komponen ini penting untuk mengendalikan dan menjaga keamanan proses industri, seperti di pertambangan dan manufaktur," kata Alfando Lumbanraja, Head of Smart Infrastructure – Electrical Products, Siemens Indonesia.

Mahasiswa akan memperoleh pengalaman praktis dengan teknologi dunia nyata, meningkatkan pemahaman mereka dan mempersiapkan mereka untuk karier masa depan. Ilyas Masudin, Dekan Fakultas Teknik UMM, mengapresiasi hibah teknologi dari Siemens Indonesia.

"Dengan mengintegrasikan teknologi berstandar industri ke dalam ruang kelas, maka para mahasiswa kami dapat memperoleh pengalaman dunia nyata yang akan sangat bermanfaat bagi mereka setelah lulus," ungkap Ilyas. (*)

# Tag