Manfaatkan Teknologi, MIND ID Perkuat GCG Lewat "MIND ID Mendengar"
Di tengah arus transformasi korporasi dan tuntutan transparansi yang kian tinggi, MIND ID mengambil langkah konkret dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
Konsistensi ini diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi secara strategis, sejalan dengan semangat keberlanjutan dan kolaborasi di lingkungan grup holding industri pertambangan milik negara tersebut.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, MIND ID bersama seluruh Anggota Grup, yang terdiri dari PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Freeport Indonesia, PT Timah Tbk, dan PT Vale Indonesia, resmi mengaktifkan kanal komunikasi internal bernama MIND ID Mendengar.
Kanal ini bukan sekadar alat penyampaian pesan, melainkan jembatan aspirasi yang memungkinkan pegawai menyampaikan ide, saran, hingga masukan langsung kepada manajemen puncak melalui email.
Dengan pendekatan ini, MIND ID ingin menjadikan aspirasi karyawan sebagai salah satu sumber input penting dalam penguatan tata kelola perusahaan. Di saat yang sama, kanal ini juga diharapkan menjadi medium yang mendorong inovasi dari dalam, menumbuhkan budaya dialog yang terbuka, serta menciptakan rasa memiliki di kalangan seluruh insan perusahaan.
Peluncuran MIND ID Mendengar dilakukan dalam momentum yang bermakna: acara Halal Bihalal bersama Serikat Pekerja Grup MIND ID. Dalam sambutannya, Wakil Direktur Utama MIND ID, Dany Amrul Ichdan, menekankan pentingnya saluran ini sebagai inovasi yang menjembatani komunikasi dari bawah ke atas.
“Kanal ini adalah langkah inovatif yang dihadirkan agar Pegawai bisa menyampaikan pandangan secara langsung. Perusahaan berharap semua aspirasi dapat dikoleksi, dibaca, diproses, dan dipertimbangkan secara baik sehingga dapat mewujudkan pertumbuhan kinerja perusahaan yang lebih berkelanjutan,” ujar Dany, dikutip dalam keterangan tertulis, Senin (21/4/2025).
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa keberlanjutan operasional MIND ID akan sangat bergantung pada daya adaptasi dan semangat inovasi yang dimiliki oleh seluruh pegawai. Dalam pandangannya, aspirasi bukan sekadar suara, tapi bahan bakar untuk perbaikan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap aspirasi didengar dan menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan strategis, sehingga perusahaan juga dapat menjalankan peran dalam memberikan manfaat bagi negara secara berkelanjutan,” katanya lagi.
Dany juga menyoroti pentingnya cara kerja baru di tengah dunia yang terus berubah. Dalam pandangan MIND ID, inovasi bukan hanya datang dari teknologi, tapi dari pola pikir terbuka yang hidup di dalam budaya kerja sehari-hari.
“Di era yang penuh tantangan ini, kita perlu terus terbuka terhadap cara kerja baru yang lebih dinamis. Produktivitas bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga tentang semangat untuk terus belajar dan berkembang,” tambahnya.
Sebagai BUMN strategis, MIND ID memiliki tanggung jawab besar dalam menopang penerimaan negara. Karena itu, kolaborasi antar insan perusahaan menjadi krusial, bukan hanya untuk menjaga keberlangsungan bisnis, tetapi juga untuk melangkah lebih jauh dalam peta industri global.
“Kami percaya, Pegawai adalah penggerak utama yang akan membawa Grup MIND ID menuju kinerja yang lebih unggul. Bersama-sama, kita membidik target besar—menjadi Perusahaan yang mampu menembus jajaran Global Fortune 500,” ungkap Dany. (*)