Honda Menyapa Lombok Timur: Targetkan Pertumbuhan dari Wilayah Untapped Market
PT Honda Prospect Motor (HPM) semakin mengukuhkan komitmennya dalam memperluas layanan hingga ke pelosok Indonesia.
Setelah sukses membangun basis konsumen di Jawa, kini giliran wilayah luar Jawa yang menjadi fokus ekspansi.
Langkah strategis ini diwujudkan dengan peresmian Honda Naga Motor 2 di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), diler 3S (Sales, Service, Spare Parts) pertama di kawasan tersebut yang siap memberikan layanan purna jual bagi pecinta Honda di Lombok.
Lombok Timur dipilih bukan tanpa alasan. Wilayah ini dinilai memiliki potensi pertumbuhan pasar yang menjanjikan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan minimnya jaringan diler berkualitas.
“Kehadiran diler baru ini adalah respons atas kepercayaan konsumen Honda di Lombok yang terus meningkat. Kami ingin memastikan pelanggan di sini mendapatkan akses layanan terbaik, tanpa harus menempuh jarak jauh ke kota besar,” ujar Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, dalam siaran resmi, Senin (21/4/2025)
Dibangun dua lantai dengan fasilitas modern, Honda Naga Motor 2 di Jalan Raya Mataram-Sikur No.8 Siku tak sekadar menawarkan ruang pamer kendaraan. Diler ini dilengkapi bengkel servis lengkap: 2 General Repair Bay, 1 Periodical Maintenance Bay, hingga area cuci kendaraan dan ruang suku cadang yang menjamin ketersediaan komponen orisinal.
“Dari pembelian hingga perawatan, semua bisa dilakukan di satu tempat. Ini adalah standar layanan yang ingin kami hadirkan untuk masyarakat NTB,” tambah Yusak.
Kehadiran diler kedua di Lombok ini juga menjadi solusi atas tantangan geografis. Sebelumnya, konsumen di Lombok Timur harus menempuh 43 kilometer ke Honda Naga Motor 1 di Mataram — diler l yang telah berdiri sejak 1982.
“Dengan jarak yang lebih dekat, kami optimis loyalitas pelanggan akan semakin kuat. Servis berkala pun bisa lebih rutin dilakukan,” papar Manajer Honda Naga Motor 2, Arif Rahman.
Ekspansi ke luar Jawa bukanlah sekadar perluasan bisnis, melainkan bagian dari strategi jangka panjang HPM. Data internal menunjukkan, pertumbuhan penjualan sepeda motor Honda di Nusa Tenggara mencapai 15% sepanjang 2024, melampaui rata-rata nasional.
“Wilayah ini masih untapped market. Kami proyeksikan Lombok, Sumbawa, dan daerah sekitarnya akan menjadi kontributor signifikan untuk pasar Honda dalam 3 tahun ke depan,” tegas Yusak.
Tak hanya Lombok, HPM berencana membuka 5 diler baru di luar Jawa sepanjang 2025, termasuk di Kalimantan dan Sulawesi. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur otomotif. (*)