Biznet Terus Mendorong Akses Pemerataan Infrastruktur Digital dan Inovasi AI
Dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional yang jatuh pada 20 April, Biznet menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan internet terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia. Sejalan dengan visinya untuk meratakan kesenjangan digital di Tanah Air, Biznet terus memperluas jangkauan jaringan internetnya hingga ke berbagai wilayah, termasuk kota-kota lapis kedua dan ketiga.
Dengan jaringan kabel fiber optik berteknologi terkini, Biznet menawarkan layanan internet simetris yang berarti kecepatan upload dan download yang sama sebagai solusi terhadap kebutuhan konektivitas cepat dan andal di era digital saat ini. Sebab, internet tak lagi sekadar fasilitas tambahan, tetapi telah menjadi kebutuhan mendasar dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, pekerjaan, hingga hiburan.
Adi Kusma, President Director Biznet, menegaskan pentingnya kualitas layanan sebagai kunci utama dalam menjaga kepuasan pelanggan. “Bagi kami, yang terpenting adalah memastikan pelayanan kami yang terbaik, serta apa yang kami janjikan selalu ter-deliver sehingga semua pelanggan kami puas. Biznet terus melakukan improvement agar konsumen bisa menikmati layanan internet dengan maksimal,” katanya kepada SWA.
Sebagai bagian dari kampanye terbarunya di 2025, Biznet meningkatkan kapasitas bandwidth hingga 30% untuk pelanggan Biznet Home tanpa tambahan biaya. Inisiatif ini bertujuan mendukung aktivitas digital masyarakat agar lebih efektif dan lancar dengan koneksi internet berkapasitas besar, simetris, dan didukung oleh teknologi terkini.
Hingga saat ini, jaringan fiber optic Biznet telah terbentang lebih dari 100 ribu kilometer dengan lebih dari tiga juta homepass yang menjangkau di lebih dari 180 kota. Perusahaan telah melayani lebih dari 700 ribu pelanggan dan menargetkan pertumbuhan pelanggan sebesar 30% di tahun 2025. Saat ini, mayoritas pelanggan Biznet berasal dari segmen business-to-consumer (B2C) dengan proporsi 70%, sementara sisanya berasal dari segmen business-to-business (B2B).
Setelah sukses mengoperasikan kabel bawah laut pertamanya yang diberi nama Biznet Nusantara Cable System-1 (BNCS-1) yang menghubungkan jaringan Pulau Jawa dan Sumatera serta Bangka, Biznet juga melanjutkan pembangunan proyek Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2) yang akan menghubungkan Pulau Jawa dengan Bali dan Kalimantan. Langkah ini menjadi bagian strategis dalam menjamin konektivitas yang merata dan stabil di seluruh wilayah Indonesia.
Biznet percaya bahwa kebutuhan digital masyarakat di kota kecil sama pentingnya dengan kota besar. “Kami memahami kebutuhan masyarakat, khususnya di second dan third cities, tidak ada bedanya. Dan, kami ingin mereka juga bisa mendapat layanan digitalisasi yang sama dengan kota-kota besar,” Adi Kusma menjelaskan.
Di samping itu, ia menilai teknologi yang akan mengalami leapfrog atau lompatan besar saat ini adalah kecerdasan buatan (AI), yang kini telah menjadi breakthrough bagi hampir semua sektor industri. “Kuncinya sekarang bukan lagi soal kapan teknologi ini akan matang, melainkan bagaimana kita, sebagai pelaku industri, mampu memanfaatkan dan mengintegrasikan AI secara strategis untuk memberikan nilai tambah yang nyata bagi pelanggan dan operasional bisnis,” tuturnya.
Biznet telah mulai menerapkan AI dalam layanannya, termasuk pada sistem customer care untuk merespons kebutuhan pelanggan dengan lebih cepat, tepat, dan personal. Sistem ini terus dilatih dan dikembangkan agar semakin cerdas dan mampu memahami konteks dengan lebih baik. Tujuannya, tentu, menciptakan pengalaman layanan yang tidak hanya efisien, tetapi juga lebih humanis dan responsif.
Sebagai bagian dari langkah strategis jangka panjang, Biznet juga tengah mempersiapkan pembangunan data center berbasis AI di Bali, yang ditargetkan rampung pada September 2025. Berbeda dari pusat data konvensional, AI Data Center ini akan dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan komputasi besar (high-performance computing) yang diperlukan dalam pengembangan dan penerapan model-model AI berskala besar.
AI Data Center tidak hanya akan menjadi tulang punggung layanan-layanan berbasis kecerdasan buatan Biznet ke depan. Pusat data ini juga diharapkan menjadi fasilitas penting yang bisa mendukung ekosistem digital nasional, khususnya dalam mendorong adopsi teknologi AI di berbagai sektor.
Melalui rangkaian inisiatif ini, Biznet menegaskan posisinya sebagai penyedia layanan internet yang tak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga pada kepuasan pelanggan dan pemerataan akses digital untuk seluruh rakyat Indonesia. (*)