Fortress dan Sekolah Alam Indonesia Dukung Pelestarian Gajah dan Badak Sumatra

null
Kegiatan ini sejalan dengan visi Fortress dalam menciptakan ekosistem pembangunan yang berkelanjutan, khususnya melalui inovasi pintu baja bermotif kayu sebagai alternatif pengganti pintu kayu. (Foto: Fortress)

Komitmen terhadap pelestarian lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan lembaga konservasi, namun juga membutuhkan partisipasi aktif dari sektor swasta. Fortress, produsen pintu baja motif kayu di Indonesia, menunjukkan komitmen nyatanya dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup melalui kolaborasi bersama Komunitas Sekolah Alam Indonesia - Studio Alam dalam kegiatan bertajuk SD 5 Trigona Cerana: The Way Kambas Conservation Project.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukatif dan aksi nyata untuk mendukung konservasi dua satwa kebanggaan Indonesia yang kini terancam punah, yaitu Gajah Sumatra dan Badak Sumatra. Berdasarkan data World Wildlife Fund dan International Rhino Foundation, populasi Gajah Sumatra hanya tersisa sekitar 2.400–2.800 ekor, sedangkan Badak Sumatra bahkan diperkirakan kurang dari 80 ekor di alam liar per tahun 2022. Penurunan populasi ini berkaitan erat dengan deforestasi masif yang menyebabkan hilangnya habitat alami mereka.

Aktivitas CSR yang digagas oleh Sekolah Alam Indonesia ini bertujuan untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian flora dan fauna, sekaligus mendorong aksi nyata melalui edukasi berbasis lingkungan. “Hal ini sejalan dengan visi Fortress dalam menciptakan ekosistem pembangunan yang berkelanjutan, khususnya melalui inovasi pintu baja bermotif kayu sebagai alternatif pengganti pintu kayu yang selama ini turut berkontribusi pada deforestasi,” ujar Kepala Cabang Fortress Lampung, Barry Barora dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (22/4/2025).

Sebagai produsen pintu baja pertama di Indonesia, Fortress hadir membawa solusi yang tidak hanya kokoh, aman, dan modern, tetapi juga ramah lingkungan. Inisiatif CSR ini menjadi bukti konkret bahwa penggunaan material alternatif berkelanjutan dapat memberikan dampak positif terhadap pelestarian lingkungan, sekaligus mendukung gaya hidup modern masyarakat Indonesia.

“Dukungan kami terhadap acara ini bukan semata sponsorship, namun merupakan bentuk nyata kepedulian Fortress terhadap lingkungan dan masa depan Bumi. Kami percaya bahwa perubahan positif dimulai dari langkah kecil yang konsisten dan kolaboratif,” jelas Joni Effendi, Founder & CEO Fortress, menambahkan.

Melalui sinergi ini, Fortress berharap dapat terus menginspirasi masyarakat dan industri konstruksi untuk memilih solusi yang tidak hanya unggul secara kualitas, namun juga berpihak pada kelestarian alam. (*)

# Tag