Cihuy..! DCII Mengantongi Laba Bersih Rp418 Miliar di Kuartal 1/2025, Melejit 193%

nullFoto : Public Expose PT DCI Indonesia Tbk, Jakarta (Selasa, 22 April 2025)

PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mencatatkan laba bersih Rp418 miliar di kuartal pertama tahun ini atau meningkat 193,72% dari Rp142,6 miliar pada periode yang sama di 2024. Direktur Keuangan dan Corporate Affairs DCII, Evelyn, mengatakan lonjakan laba bersih perseroan di Januari-Maret 2025 itu ditopang oleh pendapatan senilai Rp773,55 miliar atau meningkat 118,26% secara tahunan.

Dari sisi profitabilitas, EBITDA perseroan mencapai Rp554 Miliar dengan margin sebesar 72% atau bertumbuh 138%. "Kinerja solid yang kami capai pada tahun 2024 mencerminkan komitmen kami dalam menerapkan rencana bisnis kami serta kemampuan efisiensi time-to-market yang terdepan di industri. Kami akan terus fokus pada pertumbuhan berkelanjutan, efisiensi operasional, dan pengembangan infrastruktur digital yang mendukung kemajuan ekonomi digital Indonesia,"ujarnya pada paparan publik virtual pada Selasa (22/4/2025).

Sebelumnya, DCII pada 2024 mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,8 triliun, melejit sebesar 38,8% apabila dibandingkan pendapatan di 2023. Pada periode ini, EBITDA perseroan tumbuh sebesar 35,4%, mencapai Rp1,1 triliun dengan marjin 65,3%. Kemudian, laba bersih di 2024 senilai Rp797 miliar, melonjak sebesar 54,9% dan marjin laba bersih tercatat sebesar 44%.

Adapun, manajemen DCII pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) menetapkan tak membagikan dividen. Perseroan mengalokasikan laba bersih sebesar Rp5 Miliar untuk tambahan cadangan umum dan Rp792 miliar dialokasikan untuk laba ditahan (retained earning) untuk perluasan fasilitas pusat data.

Adapun dari sisi ekspansi dan skala operasional, DCII memperluas infrastrukturnya dengan menyelesaikan pembangunan pusat data JK6 dengan kapasitas 36 MW (mega watt) di DCI H1 Campus Cibitung. Total kapasitas layanan perseroan mencapai 119 MW, tersebar di tiga kawasan; Cibitung (H1), Karawang (H2), dan Jakarta (E1). DCI juga memperluas jangkauan geografis dengan rencana ekspansi ke Surabaya dengan memulai tahap awal pembangunan DCI E2 (9 MW) yang dirancang sebagai hub interkoneksi strategis bagi wilayah timur Indonesia, serta rencana proyek pusat data di Bintan yang dalam tahap penjajakan.

Ke depannya, perseroan terus melakukan inovasi untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi. Harga saham DCII pada penutupan perdagangan hari ini turun 1,74%, menjadi RP167.050 dari perdagangan sebelumnya. (*)

# Tag