Neta Trade In Deals: Tukar Mobil Lama, Buka Pintu Masa Depan yang Lebih Hijau

null
Neta V-II & Neta X (Foto : PT Neta Auto Indonesia)

Hari Bumi tahun ini membawa lebih dari sekadar seruan kampanye. Ia datang dengan aksi nyata, dan salah satu yang mencuri perhatian lahir dari lini depan industri kendaraan listrik, PT Neta Auto Indonesia.

Di tengah upaya global menekan emisi karbon, perusahaan ini meluncurkan program Neta Trade In Deals, sebuah inisiatif yang bukan hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga mengajak masyarakat berkontribusi langsung pada perubahan iklim.

Bayangkan skenario ini: mobil lama Anda, yang selama ini berjalan dengan mesin konvensional, kini bernilai tukar hingga Rp20 juta. Tak hanya itu, ia juga menjadi tiket untuk mendapatkan Neta V-II atau Neta X — dua mobil listrik andalan Neta — beserta hadiah tambahan berupa wall charger senilai Rp15 juta. Sebuah paket lengkap yang tidak hanya menjawab kebutuhan mobilitas, tapi juga mempercepat transisi energi bersih di Tanah Air.

Neta menyadari bahwa perpindahan menuju kendaraan listrik membutuhkan dorongan nyata, bukan sekadar wacana. “Ini bukan sekadar program promo biasa, melainkan langkah konkret Neta dalam mendukung ambisi Indonesia mencapai target net zero emission pada tahun 2060,” ujar Andrew Iskandar, Head of Sales Neta Auto Indonesia, dalam peluncuran program di Jakarta, 22 April 2025.

Dalam skema ini, insentif langsung diberikan kepada pemilik kendaraan lama yang ingin beralih ke mobil listrik, menjadikan keputusan finansial dan keputusan ekologis berjalan seiring.

Namun Neta tidak berhenti pada diskon dan bonus. Jauh di balik strategi pemasaran ini, tertanam filosofi mendalam tentang keberlanjutan. Komitmen pada prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari garansi seumur hidup untuk baterai, motor, dan control unit, hingga syarat pemakaian ramah lingkungan dengan batas jarak tempuh 30.000 km per tahun. Langkah ini bukan sekadar jualan teknologi, tapi membangun ekosistem mobilitas hijau secara menyeluruh.

Keuntungan lain pun menanti konsumen. Bebas biaya perawatan selama lima tahun atau hingga 50.000 km menjadi daya tarik utama bagi mereka yang ingin menekan ongkos operasional.

Dengan kombinasi DP ringan mulai 10% dan bunga rendah, kepemilikan kendaraan listrik kini bukan lagi impian elitis, melainkan pilihan rasional yang semakin terjangkau.

Menariknya lagi, program ini juga membuka jalur kolaborasi yang strategis bagi dunia usaha. Perusahaan-perusahaan yang tengah menata ulang kebijakan lingkungan mereka kini bisa memanfaatkan Neta Trade In Deals yang berlaku hingga 30 April 2025 untuk mengganti armada kendaraan konvensional dengan kendaraan listrik. Setiap unit Neta yang digunakan perusahaan akan disertai laporan dampak lingkungan yang terukur, membantu memperkuat program CSR sekaligus reputasi brand mereka di mata publik.

Pameran-pameran Neta yang digelar di pusat perbelanjaan seperti Grand Indonesia, Pondok Indah Mall, hingga Pakuwon Mall bukan hanya ajang promosi, melainkan ruang edukasi publik tentang pentingnya keberlanjutan. Di sinilah mobil bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol kesadaran kolektif akan masa depan yang harus dijaga bersama. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag